Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat merespons maraknya insiden kebakaran yang melanda sejumlah wilayah Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh Pengurus Rukun Warga (RW) di Jakarta melengkapi wilayahnya dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah penanganan awal.
"Kemarin dalam Rapat Paripurna, secara khusus saya sudah meminta untuk antisipasi yang pertama, seluruh RW harus punya APAR. Yang kedua, tindakan preventif harus dilakukan," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Agustus 2026.
Pramono menjelaskan mayoritas pemicu kebakaran yang terjadi di Jakarta akibat faktor cuaca ekstrem serta gangguan instalasi kelistrikan. Oleh karena itu, langkah mitigasi darurat dan pemetaan risiko di tingkat komunitas menjadi sangat vital.
"Terutama kebakaran di Jakarta, kalau yang sebelumnya rata-rata karena kekeringan, kedua karena korsleting, itulah yang kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan juga dinas terkait saya minta untuk menyiagakan," ungkap Pramono.
Baca Juga :
Polisi Olah TKP Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Fokus Sisir Lantai 11 hingga 16
Gedung Bapenda DKI usai kebakaran pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.
Terkait insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI, Pramono masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari polisi sebelum menyampaikan keterangan lebih detail.
"Nah, yang kejadian kemarin di kantor Badan Pendapatan Daerah, karena masih ditangani polisi, saya belum bisa menyampaikan apa penyebab utamanya," kata Pramono.
Melalui instruksi ketat dan kesiapsiagaan jajaran BPBD hingga tingkat RW, Pemprov DKI berkomitmen menekan potensi risiko kebakaran serta mempercepat tindakan preventif guna melindungi keselamatan warga Ibu Kota.





Komentar (0)