Serangan Bom Sehari Usai Pelantikan Presiden Kolombia Tewaskan Satu Polisi

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kolombia diguncang serangan bom mobil di wilayah berbeda usai Presiden baru Abelardo de la Espriella dilantik. Setidaknya satu orang polisi tewas dalam insiden itu.

Dilansir AFP, Minggu (9/8/2026), dilaporkan satu orang petugas polisi tewas dan beberapa orang lainnya terluka akibat serangan itu.

Angkatan Darat Kolombia menyatakan kelompok pembangkang gerilyawan FARC menggunakan bahan peledak untuk menghancurkan gerbang tol di dekat Cali pada Sabtu dini hari. Serangan itu mengakibatkan dua petugas keamanan mengalami luka ringan.

Baca juga: 2 Serangan Bom Guncang Kolombia Sehari Setelah Pelantikan Presiden Baru

Sementara itu, kelompok pemberontak di bawah komando Ivan Morodisco, komandan gerilyawan yang paling dicari di Kolombia, beroperasi di sekitar lokasi gerbang tol, yang sedang dalam tahap pembangunan di jalan raya Pan-Amerika di wilayah administratif Santander de Quilichao.

Morodisco memimpin kelompok pembangkang yang memisahkan diri dari kesepakatan damai bersejarah tahun 2016 antara FARC dan pemerintah Kolombia.

Sementara itu sekitar jarak 1.000 kilometer, di departemen Cesar (wilayah utara) terjadi insiden pengeboman lainnya pada Sabtu dini hari ketika sebuah pesawat nirawak (drone) bermuatan bahan peledak menghantam kantor polisi. Serangan itu mengakibatkan seorang petugas tewas, menurut keterangan pejabat setempat.

Pihak berwenang belum mengidentifikasi para pelaku, namun De la Espriella menegaskan bahwa siapa pun yang bertanggung jawab "tidak akan lolos dari hukuman."

Seorang petugas pemadam kebakaran yang tinggal di lingkungan dekat gerbang tol, Roberto Sandoval, mengatakan kepada AFP bahwa ketegangan meningkat pasca-pengeboman tersebut.

"Kami semua merasa gelisah, sangat tegang, dan cemas."

Diketahui, Espriella resmi dilantik sebagai Presiden Kolombia pada hari Jumat di kota Cali, wilayah barat daya negara itu. Espriella yang merupakan pemimpin sayap kanan garis keras dikenal atas janji kampanyenya untuk memerangi "narkoterorisme tanpa gencatan senjata" dan menghentikan perundingan damai dengan kelompok-kelompok bersenjata.




(yld/idn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy: Anak Putus Sekolah Berani Bermimpi Besar di Sekolah Rakyat
• 8 jam lalu
0
thumb
Pramono bongkar satu JPO viral "Love-Hate" di Rasuna Said
• 9 jam lalu
0
thumb
Motif Bos Koperasi Sekap dan Aniaya Pegawainya yang Resain, Curiga Nasabahnya Direbut
• 11 jam lalu
0
thumb
Kevin Diks Naik Kelas di Monchengladbach, Dipercaya Masuk Dewan Tim Bareng Pemain Senior Sekaligus Wakil Kapten
• 18 jam lalu
0
thumb
11.000 Personel Gabungan Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Menjelang HUT Ke-81 RI
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.