SEMARANG, KOMPAS.TV - Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, sempat menjawab sejumlah pertanyaan dari mahasiswa baru Undip saat menjadi pembicara dalam Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada Kamis (6/8/2026).
“Apakah keterlibatan instrumen militer ini murni strategi jangka pendek untuk mengejar target darurat pangan?” tanya salah satu mahasiswa.
“Kemarin tahu ada El Nino, kekeringan, tahu. Tahu ada pompa dikirim di seluruh Jawa Tengah, Jawa Timur, termasuk Semarang. Ini ada 80.000 unit. Kita berada di titik 4.000 unit dikirim satu kali, totalnya kita kirim semua 80.000. Dan itu dipikul oleh TNI. Tidak ada biaya pikulnya karena El Nino terdesak,” jawab Mentan Amran.
“Sekarang TNI turun tangan, tidak ada gaji. Mau enggak, Nak, kamu gantikan?” sambung Mentan.
Mentan Amran juga sempat menyinggung praktik korupsi hingga mafia pupuk.
Baca Juga: Mentan Amran Langsung Telepon Dirut Bulog! Dicurhati Mahasiswa Asal Alor Beras Mahal di Pedalaman
#mentan #amransulaiman #mahasiswa #undip
Penulis : Aditya-Pramana
Sumber : Kompas TV
- menteri pertanian
- mentan
- amran sulaiman
- mahasiswa
- undip
- noads






Komentar (0)