Sudaryono Ungkap Keterlibatan Guru dalam Program MBG Penting, Ini Penjelasannya

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta guru dan tenaga kependidikan ikut terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan MBG sebagai sarana edukasi sekaligus memperkuat pengawasan keamanan makanan sebelum dikonsumsi peserta didik.

Kepala BGN, Sudaryono mengatakan keterlibatan guru penting untuk mendukung edukasi mengenai pola makan sehat sekaligus menjadi salah satu lapisan pengawasan terhadap makanan yang diterima siswa.

Baca Juga :
Kepala BGN Minta MBG Tak Dibawa Pulang Siswa ke Rumah untuk Hindari Keracunan
BGN Wajibkan Ompreng MBG Cantumkan Batas Waktu Konsumsi Mulai Pekan Depan

"Tujuannya tadi disampaikan oleh Pak Menteri (Dikdasmen) adalah untuk supaya sebagai ajang edukasi, menjadi tempat untuk mengedukasi siswa tadi. Selain itu juga di situ bapak, ibu guru sebagai perannya kami mohon sebagai organoleptik yang terakhir," kata Sudaryono dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 9 Agustus 2026.

Menurutnya, sebelum makanan diberikan kepada siswa, pemeriksaan keamanan pangan telah dilakukan melalui beberapa tahapan. Di tingkat sekolah, BGN menetapkan petugas penanggung jawab atau PIC yang berasal dari tenaga kependidikan, seperti tenaga administrasi atau tata usaha.

Dua orang PIC bertugas menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan melakukan pemeriksaan sebelum makanan dibagikan kepada siswa. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara organoleptik dengan melihat, mencium, dan mencicipi makanan.

"Namun di situ, tetap PIC juga melakukan satu mekanisme organoleptik, yaitu dibuka, diambil sampelnya, dibuka, kemudian dibau, dicium, dirasa, dilihat. Manakala tidak memenuhi standar, maka tidak harus atau wajib hukumnya tidak diberikan kepada siswa. Jadi PIC itu adalah layer terakhir kedua, yang memastikan bahwa menu makanan itu aman dan tidaknya," ujarnya.

Selain mekanisme pemeriksaan oleh PIC, Sudaryono mendorong guru untuk ikut mengonsumsi menu MBG bersama siswa. Menurutnya, hal tersebut dapat memperkuat fungsi MBG sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan MBG di satuan pendidikan merupakan bagian integral dari kebijakan penguatan pendidikan karakter.

Menurut Mu'ti, kebijakan tersebut berkaitan dengan program "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Baca Juga :
Langkah Kepala BGN soal Percepatan Operasional 114 Dapur MBG Diapresiasi Penuh
Kronologi Siswa 14 Tahun Lakukan Penembakan Brutal di Thailand, Tembakkan 26 Peluru
BGN Buka Tiga PO Box untuk Terima Aduan Warga Soal MBG

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemendagri Tegaskan HGB Ruko STC Tak Bisa Diperpanjang, DPRD Dukung Pemko
• 20 jam lalu
0
thumb
Intip Pesona Menawan Park Yoo Na di Foto Profil Terbaru
• 21 jam lalu
0
thumb
Kekeringan Melanda Blora dan Bantul, Petani Cabai Kesulitan Mendapatkan Air | KOMPAS SIANG
• 21 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba Etomidate Senilai Rp630 Juta
• 17 jam lalu
0
thumb
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono: Data Pajak Aman dan Layanan Tetap Jalan
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.