Harga Emas Antam Diprediksi Tembus Rp2,82 Juta per Gram pada Pekan Depan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Harga logam mulia diproyeksikan kembali menguat dalam perdagangan pekan depan, bahkan berpeluang menyentuh level Rp2,82 juta per gram.

Namun, penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan menjadi salah satu faktor yang membatasi laju kenaikan harga emas di pasar domestik.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan harga logam mulia pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level Rp2,69 juta per gram. Dalam sepekan ke depan, harga diperkirakan bergerak dalam rentang Rp2,55 juta hingga Rp2,82 juta per gram.

“Kemudian untuk logam mulia sendiri, kemarin ditutup di Rp2.690.000 per gram. Dalam sepekan kemungkinan besar logam mulia itu akan ditransaksikan di Rp2.550.000 per gram, kemudian resistennya di Rp2.820.000 per gram,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, level resistance Rp2,82 juta menjadi sasaran yang berpotensi dicapai harga logam mulia apabila sentimen pasar tetap mendukung kenaikan harga emas.

“Kemungkinan besar logam mulia akan menuju di Rp2.820.000 per gram,” ujarnya.

Untuk perdagangan Senin, Ibrahim memperkirakan harga logam mulia akan bergerak dengan level support Rp2,67 juta per gram dan resistance Rp2,71 juta per gram.

“Kemudian di hari Senin, kemungkinan besar logam mulia itu akan ditransaksikan di support Rp2.670.000 per gram, kemudian resistennya adalah di Rp2.710.000 per gram,” kata Ibrahim.

Ia menilai peluang penguatan masih terbuka meski terdapat tekanan dari sisi nilai tukar. Rupiah yang menguat terhadap dolar AS membuat kenaikan harga emas dalam denominasi rupiah tidak sepenuhnya mengikuti penguatan harga emas dunia.

“Jadi ada kemungkinan harga logam mulia ini akan menguat walaupun rupiah juga menguat, tetapi penguatan mata uang rupiah membuat kenaikan harga logam mulia sedikit terbatas,” tuturnya.

Sebagai gambaran, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang menunjukkan penguatan dalam sepekan terakhir. Rupiah menguat 100 poin atau 0,55 persen, dari Rp17.997 per dolar AS menjadi Rp17.897 per dolar AS selama periode 3-8 Agustus 2026.

Kondisi tersebut menjadi faktor penting bagi harga emas domestik. Sebab, ketika rupiah menguat, harga emas dalam rupiah cenderung mendapatkan tekanan kenaikan yang lebih terbatas meski harga emas dunia masih berada dalam tren positif.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
TNBTS Sebut Titik Api Kebakaran Bromo Meluas ke Kawasan B29
• 20 jam lalu
0
thumb
MenPPPA Minta Polisi Usut Temuan Senjata di Sekolah, Soroti Kondisi Siswa
• 4 jam lalu
0
thumb
Kronologi Kebakaran Kawasan Bromo, dari 7,9 Hektare Membesar Jadi 176 Hektare
• 5 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Tak Lagi Berdoa Minta Kesabaran, Kini Pilih Minta Diberi Kekuatan
• 18 jam lalu
0
thumb
Apa Isi Putusan MK yang Dinilai Dilanggar Polisi Saat Menahan Pengkritik Pidato Prabowo?
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.