Pramono Putuskan Bongkar 1 JPO Viral Dekat tapi Tak Tersambung di Rasuna Said

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan membongkar salah satu jembatan penyeberangan orang (JPO) yang viral karena berdekatan tapi tidak terhubung di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. JPO yang akan dibongkar ialah JPO lama yang tidak terhubung dengan Stasiun LRT.

"Tetapi setelah saya lihat sendiri, ini menunjukkan bahwa dulu dalam membuat kebijakan sering kali seperti yang saya katakan, ego pemimpinnya itu tidak dikomunikasikan secara baik. Sehingga sebenarnya dua-duanya ini fungsinya sama persis. Cuma yang satu yang dibuat oleh pemerintah DKI Jakarta itu lebih lama, kalau dilihat desainnya pasti desain tahun 80-an atau 90-an akhir lah, awal lah," kata Pramono Anung di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

"Sementara yang oleh LRT dan juga KAI, ini yang lebih baru. Maka tadi setelah saya berdiskusi dengan Kepala Dinas Bina Marga, dengan Walikota Jakarta Selatan, Dinas Perhubungan, dan juga dengan Dinas Kominfotik, saya sudah memutuskan bahwa yang satu akan kita bongkar," sambungnya.

Baca juga: Pramono Bakal Hubungkan 2 JPO Viral Dekat tapi Tak Tersambung di Rasuna Said

Pramono mengatakan pembongkaran dilakukan karena JPO lama tersebut tidak ramah disabilitas. Dia menjelaskan jika kedua JPO tersebut disambungkan akan tetap memiliki ketinggian yang berbeda sehingga tidak bisa dimanfaatkan disabilitas.

"Alasannya adalah karena yang satu itu betul-betul tidak ramah terhadap disabilitas. Sehingga kalau kita sambungkan, ada beda tinggi yang cukup tinggi sehingga itu menyebabkan masyarakat yang menyandang disabilitas tidak bisa memanfaatkan lokasi atau tempat tersebut," ujarnya.

Pramono mengatakan nantinya hanya ada 1 JPO yang terhubung dengan LRT yang digunakan sepenuhnya. Dia memastikan proses pembongkaran JPO tersebut tidak akan mengganggu jalannya lalu lintas.

Baca juga: Data Pajak Aman Usai Gedung Bapenda DKI Kebakaran

"Maka kami akan membongkar yang lama, kemudian hanya ada satu yang baru. Dan yang baru nanti sepenuhnya maintenancenya kita perbaiki, kita permudah, termasuk lift dan sebagainya yang sudah ada kita lakukan pengecekan sehingga mudah-mudahan tidak lagi 'Love and Hate', tidak lagi 'Love and Love' Lovenya satu aja, Love satu yang baru," tutur Pramono.




(mib/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polda Riau-TNI-BPBD Patroli Udara dan Darat Pantau Karhutla
• 22 jam lalu
0
thumb
Mendag Ajak India Perkuat Akses Pasar dan Investasi dengan Indonesia
• 20 jam lalu
0
thumb
Kuliner Legendaris yang Masih Bisa Dinikmati hingga Kini
• 3 jam lalu
0
thumb
Astra Motor Sulsel dan FIFGroup Salurkan Bantuan untuk Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap
• 4 jam lalu
0
thumb
Janji Ketua PSSI usai Timnas Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2026: Evaluasi Lagi untuk Ajang Berikutnya
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.