Polda Riau-TNI-BPBD Patroli Udara dan Darat Pantau Karhutla

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Rokan Hilir -

Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggelar patroli udara dan peninjauan langsung ke sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polda Riau. Upaya ini dilakukan sekaligus untuk memetakan wilayah rawan yang berpotensi terjadinya karhutla.

Patroli udara dipimpin oleh Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi bersama Irdam XIX/Tuanku Tambusai, Kalaksa BPBD Riau M Edy Aprizal, Irwasda Polda Riau Kombes Ino Harianto, Karoops Polda Riau Kombes Edison LB Sitanggang, serta personel Bidhumas Polda Riau. Pemantauan dilakukan ke beberapa wilayah rawan, antara lain ke Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Pemantauan juga dilakukan di Kecamatan Sinaboi dan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Turut hadir di lokasi, Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi.

Wakapolda mengatakan patroli udara ini dilaksanakan untuk memetakan wilayah-wilayah rawan yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya yang menjadi perhatian adalah di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kepulauan Meranti yang saat ini mengalami kebakaran.

Brigjen Hengki Haryadi juga menegaskan kehadiran Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan relawan masyarakat di lokasi untuk berkolaborasi bersama melakukan pemadaman karhutla di lokasi tersebut.

Baca juga: Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Evakuasi Warga Sakit di Dumai

Polda Riau-TNI hingga BPBD melakukan patroli udara dan darat memantau hotspot di wilayah Riau, Sabtu (8/8/2026). Foto: dok. Polda Riau

"Di mana saat ini kami berkolaborasi bersama-sama, baik itu TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), termasuk masyarakat lokal sedang melakukan pemadaman api," kata Brigjen Hengki.

Saat ini api telah berhasil dipadamkan. Petugas gabungan masih siaga di lokasi untuk melaksanakan pendinginan.

"Hasil deteksi kami saat ini hotspot yang menjadi perhatian bahwa area yang terdampak adalah 5-6 hektare sekarang sudah berhasil dipadamkan dan saat ini dilakukan pendinginan," jelasnya.

Pemantauan baik melalui udara maupun darat terus dilakukan di wilayah-wilayah lain agar tidak terjadi peningkatan hotspot atau titik api.

Langkah mitigasi dan pengawasan intensif melalui udara ini menjadi komitmen berlanjut Polda Riau dalam mendeteksi secara dini titik api (hotspot) serta memetakan area rawan agar penanganan karhutla di Riau dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Baca juga: Ini Kera 'Codet' yang Serang Belasan Warga Inhil, Ganas dan Bertaring




(mea/dhn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Lantai Ini Diduga Jadi Titik Awal Kebakaran Gedung Bapenda DKI
• 26 menit lalu
0
thumb
PERADIPROF Bekerja Sama Dengan Universitas Indonesia (UI) Menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA)
• 3 jam lalu
0
thumb
23 Siswa SD di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Frozen Food
• 23 jam lalu
0
thumb
Usut Kasus Temuan Senpi di Sekolah, Polisi Temukan Dokumen Impor
• 23 jam lalu
0
thumb
Trump Klaim Perang Lawan Iran Segera Berakhir, Teheran Tegaskan Mampu Hadapi Tekanan AS!
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.