Bukan untuk Lawan Iran, Ini Tujuan Pakta Pertahanan Turki, Saudi, dan Pakistan Menurut Ankara

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Wakil Presiden Turkiye Cevdet Ymaz pada Sabtu mengatakan bahwa perjanjian pertahanan Turki dengan Arab Saudi dan Pakistan tidak ditujukan untuk melawan Iran ataupun negara lain mana pun.

"Perjanjian Mekkah mengenai pertahanan bersama tidak ditujukan untuk melawan Iran atau negara lain mana pun. Perjanjian ini bertujuan memperkuat keamanan kawasan, pertahanan bersama, dan kemampuan penangkalan," ujar Yilmaz dalam wawancara dengan CNN Turk.

Baca Juga
  • Serangan Udara Gagal, Jenderal AS 'Pusing' Cari Jalan Keluar Perang Iran
  • Bikin Konten Prabowo dan Nuklir Iran, 2 Karyawan Swasta di Cimahi Terancam Penjara 4 Tahun
  • Hasut Prabowo dengan Narasi Nuklir Iran, Dua Warga Cimahi Terancam 4 Tahun Penjara

Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan menandatangani perjanjian pertahanan tersebut pada Jumat (7/8). Menurut surat kabar Turkiye, kesepakatan itu mencakup kerja sama dalam pertukaran intelijen dan koordinasi keamanan kawasan.

Surat kabar tersebut menilai bergabungnya Turki ke dalam kerangka kerja pertahanan strategis antara Arab Saudi dan Pakistan—yang ditandatangani pada tahun 2025—sebagai tonggak sejarah potensial yang dapat mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah tersebut ditandatangani oleh Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam pertemuan puncak yang berlangsung di Istana Al-Safa.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gubernur Jateng: Pencak silat ikut berperan perkuat persatuan
• 11 jam lalu
0
thumb
Link Nonton Manchester United vs PSG Malam Ini
• 8 jam lalu
0
thumb
Bayang-bayang Wabah Ebola : Kasus Terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo Melampaui 4.000 Jiwa, 1.850 Orang Meninggal Dunia
• 10 jam lalu
0
thumb
Dorong KSEKP Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Perlindungan
• 6 jam lalu
0
thumb
Pihak Richard Lee Akui Ada Kejanggalan di Pernyataan Para Saksi di Persidangan
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.