Seorang lansia bernama Ivonne (70) mengaku menjadi korban penyekapan di sebuah apartemen kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Warga Kabupaten Bogor itu kehilangan sejumlah barang berharga, mulai dari satu unit mobil, handphone hingga dokumen penting yang diduga dibawa pelaku.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (4/8). Saat itu, Ivonne bersama seorang rekannya tengah berpergian untuk urusan bisnis.
Karena pembahasan bisnis belum selesai dan harus berangkat ke Bandung keesokan harinya, Ivonne dan rekannya memutuskan menginap di salah satu apartemen di kawasan Serpong.
Setibanya di unit apartemen, Ivonne mengaku diminta rekannya untuk membersihkan diri di kamar mandi. Namun, setelah selesai mandi, rekannya sudah tidak berada di unit tersebut. Barang-barang miliknya juga ikut menghilang.
“Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada,” kata Ivonne setelah membuat Laporan Polisi di Mapolsek Serpong, Sabtu (8/8).
Ivonne panik mendapati barang-barangnya hilang. Terlebih, rekannya tak lagi ada di unit apartemen itu. Ia mencoba keluar, tapi pintu ternyata dikunci dari luar.
“Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar,” tuturnya.
Ivonne yang menyadari dirinya disekap kemudian berusaha meminta pertolongan dengan mengetuk pintu. Setelah beberapa waktu, petugas keamanan datang dan membuka pintu unit tersebut secara paksa.
“Saya disekap. Saya ketok-ketok, akhirnya mereka (petugas keamanan) datang. Saya bilang terkunci, tolong dibuka. Akhirnya pintu didobrak,” terangnya.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit mobil, handphone serta sejumlah dokumen penting.
Kapolsek Serpong Kompol Suhardono membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
“Untuk tindakan pelaku setelah adanya penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban seperti handphone dan surat berharga serta satu unit mobil,” ujarnya.
Suhardono mengatakan, pihaknya telah memeriksa korban dan tengah berupaya mengidentifikasi serta mengamankan pelaku.
“Kami dari pihak Polsek Serpong sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mohon doanya untuk segera pelaku dapat kita amankan,” pungkasnya.






Komentar (0)