Tim Puslabfor Polri bersama penyidik Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Gambir melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026 malam. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran hebat yang melanda gedung tersebut pada Jumat, 7 Agustus 2026malam.
Dikutip dari tayangan Top News Metro TV, Sabtu, 8 Agustus 2026, pemeriksaan difokuskan pada lantai 11, 12, dan 16 yang diduga menjadi titik awal penyebaran api. Polisi telah mengambil sejumlah sampel untuk diuji di laboratorium forensik guna menentukan titik api serta pemicu kebakaran. Selain itu, kepolisian tengah mendalami keterkaitan antara proyek renovasi yang sedang berjalan di lantai 11 dan 14 dengan insiden tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan bahwa pengambilan sampel bukti sangat krusial untuk membuat terang penyebab kebakaran. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 10 orang saksi, termasuk seorang korban yang sempat terjebak di lantai 15 dan kini tengah menjalani perawatan medis.
Baca Juga :
Polisi Periksa 10 Saksi Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Sementara itu, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengonfirmasi bahwa seluruh proses pemadaman dan pendinginan telah dinyatakan selesai pada Sabtu, 8 Agustus 2026 siang pukul 12.05 WIB. Meski api sudah padam, sebanyak 10 personel dan dua unit mobil pemadam tetap disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Akibat kerusakan yang cukup parah di lantai 11 hingga 16, kondisi gedung dinilai belum memungkinkan untuk digunakan kembali dalam waktu dekat. Operasional perkantoran dihentikan sementara sambil menunggu hasil koordinasi lebih lanjut antara pihak kepolisian dan pengelola gedung.





Komentar (0)