Jakarta, tvOnenews.com - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya menerjunkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan kebakaran di Gedung Bapenda Jakarta.
Tim yang terjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus mengantisipasi kebutuhan penanganan dan identifikasi korban.
"Memberikan dukungan pelayanan kesehatan sekaligus mengantisipasi kebutuhan penanganan dan identifikasi korban. Biddokkes juga berkoordinasi dengan Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (8/8/2026).
Budi mengungkapkan, bahwa berdasarkan data saat ini, terdapat satu korban yang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Ia memastikan Biddokkes memberikan dukungan kesehatan secara optimal.
"Biddokkes Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lokasi untuk memastikan dukungan kesehatan dalam proses penanganan kebakaran berjalan optimal," tandasnya.
Sebelumnya, api membakar enam lantai gedung, yakni dari lantai 11 hingga lantai 16. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan material yang terbakar menjadi salah satu faktor yang membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.
"Terkait pemadaman kami berupaya secepat mungkin se-efektif mungkin untuk melakukan pemadaman. Terkait materal yang terbakar itu yang menjadi salah satu penyebab kebakaran sedikit agak lama," ujar Bayu, Sabtu (8/8/2026).
Petugas kemudian bertahan di lantai 10 untuk mencegah api merambat kembali ke bagian gedung lainnya. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan sekaligus menyisir setiap lantai.
Saat ini, situasi kebakaran sudah kondusif usai petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api sejak malam hingga pagi.
Sementara berdasarkan pantauan pasca kebakaran, terlihat separuh bangunan nampak hangus terutama pada bagian tengah ke atas.
Puing-puing sisa kebakaran terlihat berserakan di halaman lobi gedung. Garis polisi telah dibentangkan untuk menjadi tanda agar tidak ada masyarakat yang memasukin area kebakaran.
Pada bagian dalam gedung terlihat begitu porak poranda, bagian kaca-kaca pecah dan adanya kerusakan parah di bagian samping bangunan.
Bau gosong atau hangus masih tercium meski tidak terlalu menyengat. Sementara beberapa warga yang melintas, sesekali menengok ke arah lokasi kebakaran. (aha/cmi)





Komentar (0)