Jakarta (ANTARA) - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Todotua Pasaribu telah mengunjungi dan mengidentifikasi kebutuhan 18 dari 35 cabang olahraga yang diproyeksikan memperkuat kontingen Indonesia pada pesta olahraga Asia pada 19 September hingga 4 Oktober.
"Prinsipnya sama seperti cabang olahraga lainnya. Kami bertemu dengan atlet dan ofisial, kemudian berkomunikasi mengenai hal-hal nonteknis apa yang bisa kami koordinasikan dan support,” kata Todotua dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Visitasi dilakukan untuk memastikan kesiapan atlet, pelatih, dan ofisial, terutama berkaitan dengan kebutuhan nonteknis menjelang keberangkatan ke Jepang.
“Kami ingin memastikan keberadaan atlet dan ofisial, mulai dari keberangkatan, selama berada di sana sampai pulang, berada dalam kondisi terbaik," ujarnya menambahkan.
Cabang olahraga yang telah dikunjungi Todotua antara lain selancar, dayung, atletik, karate, skateboard, panahan, wushu, bola basket, hoki, panjat tebing, sepak takraw, BMX, dan angkat besi.
Baca juga: Indonesia hadapi tuan rumah Jepang di voli putri Asian Games 2026
Dalam setiap kunjungan, CdM berdialog dengan pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan ofisial untuk mengidentifikasi kebutuhan masing-masing tim, mulai dari keberangkatan, akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan khusus selama berada di Jepang.
Todotua mengatakan visitasi juga menjadi kesempatan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kesiapan masing-masing cabang sekaligus mengantisipasi berbagai kendala sebelum kontingen bertolak ke Aichi-Nagoya.
"Kami ingin memastikan atlet tidak memiliki beban lain dan bisa fokus bertanding serta memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. Hal-hal nonteknis terkadang bisa menjadi faktor penentu pada hari pertandingan, sehingga itu yang ingin kami minimalkan," ujarnya.
Salah satu cabang olahraga yang baru dikunjungi adalah angkat besi. Todotua melihat langsung persiapan pemusatan latihan nasional serta berdiskusi dengan pengurus dan atlet yang dipersiapkan menuju Asian Games.
Baca juga: PASI modifikasi uji tanding atlet jelang Asian Games 2026
Menurut dia, persiapan pelatnas angkat besi sejauh ini berjalan baik dan memberikan optimisme terhadap peluang Indonesia meraih medali.
"Kami melihat persiapan pelatnas sudah sangat baik. Kami juga berdiskusi dengan Sekjen dan melihat langsung atlet yang akan berangkat serta proses latihan mereka. Ini memberikan level of confidence yang besar bahwa angkat besi memiliki peluang untuk meraih medali di Asian Games," ujar Todotua.
"Prinsipnya sama seperti cabang olahraga lainnya. Kami bertemu dengan atlet dan ofisial, kemudian berkomunikasi mengenai hal-hal nonteknis apa yang bisa kami koordinasikan dan support,” kata Todotua dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Visitasi dilakukan untuk memastikan kesiapan atlet, pelatih, dan ofisial, terutama berkaitan dengan kebutuhan nonteknis menjelang keberangkatan ke Jepang.
“Kami ingin memastikan keberadaan atlet dan ofisial, mulai dari keberangkatan, selama berada di sana sampai pulang, berada dalam kondisi terbaik," ujarnya menambahkan.
Cabang olahraga yang telah dikunjungi Todotua antara lain selancar, dayung, atletik, karate, skateboard, panahan, wushu, bola basket, hoki, panjat tebing, sepak takraw, BMX, dan angkat besi.
Baca juga: Indonesia hadapi tuan rumah Jepang di voli putri Asian Games 2026
Dalam setiap kunjungan, CdM berdialog dengan pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan ofisial untuk mengidentifikasi kebutuhan masing-masing tim, mulai dari keberangkatan, akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan khusus selama berada di Jepang.
Todotua mengatakan visitasi juga menjadi kesempatan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kesiapan masing-masing cabang sekaligus mengantisipasi berbagai kendala sebelum kontingen bertolak ke Aichi-Nagoya.
"Kami ingin memastikan atlet tidak memiliki beban lain dan bisa fokus bertanding serta memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. Hal-hal nonteknis terkadang bisa menjadi faktor penentu pada hari pertandingan, sehingga itu yang ingin kami minimalkan," ujarnya.
Salah satu cabang olahraga yang baru dikunjungi adalah angkat besi. Todotua melihat langsung persiapan pemusatan latihan nasional serta berdiskusi dengan pengurus dan atlet yang dipersiapkan menuju Asian Games.
Baca juga: PASI modifikasi uji tanding atlet jelang Asian Games 2026
Menurut dia, persiapan pelatnas angkat besi sejauh ini berjalan baik dan memberikan optimisme terhadap peluang Indonesia meraih medali.
"Kami melihat persiapan pelatnas sudah sangat baik. Kami juga berdiskusi dengan Sekjen dan melihat langsung atlet yang akan berangkat serta proses latihan mereka. Ini memberikan level of confidence yang besar bahwa angkat besi memiliki peluang untuk meraih medali di Asian Games," ujar Todotua.






Komentar (0)