Repaint Helm Pakai Cat Semprot, Sesulit Apa?

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Tangerang Selatan, VIVA – Mengganti warna atau tampilan helm menjadi salah satu cara yang dipilih pemilik sepeda motor untuk memberikan kesan baru tanpa harus membeli helm baru. Salah satu metode yang cukup populer adalah melakukan repaint menggunakan cat semprot karena dinilai lebih praktis dan tersedia dalam beragam pilihan warna.

Meski terlihat sederhana, proses repaint helm ternyata tidak hanya sebatas menyemprotkan cat ke permukaan. Dibutuhkan sejumlah tahapan agar hasil akhirnya rapi, tahan lama, dan memiliki tampilan yang mendekati kualitas pengecatan profesional.

Baca Juga :
Jurus Andalan iCar di GIIAS 2026
Cerita Unik SUV Jetour yang Mencuri Perhatian Menko Airlangga di GIIAS 2026

Tahap pertama dimulai dengan membersihkan helm dari debu, minyak, dan berbagai kotoran yang menempel di permukaan. Setelah itu, bagian luar helm biasanya diamplas secara bertahap untuk menghilangkan lapisan clear coatsekaligus menciptakan daya lekat yang lebih baik bagi cat baru.

Setelah permukaan siap, proses dilanjutkan dengan penyemprotan primer sebagai lapisan dasar. Warna utama kemudian diaplikasikan dalam beberapa lapisan tipis dengan jeda waktu tertentu agar hasilnya merata dan mengurangi risiko cat meleleh atau menggumpal.

Tingkat kesulitan akan bertambah jika helm ingin diberi motif atau grafis. Proses masking menggunakan lakban khusus harus dilakukan dengan presisi agar setiap garis dan perpaduan warna terlihat rapi, terutama pada desain yang memiliki banyak detail.

Tahap akhir adalah penyemprotan clear coat sebagai lapisan pelindung sekaligus memberikan efek mengilap atau gloss. Setelah itu, helm perlu didiamkan hingga cat benar-benar mengering sebelum digunakan agar hasil pengecatan lebih awet.

Meski bisa dilakukan sendiri, proses repaint helm tetap membutuhkan ketelitian dan teknik penyemprotan yang konsisten. Jarak semprot yang terlalu dekat, lapisan cat yang terlalu tebal, atau waktu pengeringan yang kurang dapat menyebabkan permukaan bergelombang, meleleh, hingga muncul bercak warna yang tidak merata.

Selain itu, pemilik helm juga perlu memastikan jenis cat yang digunakan sesuai dengan material cangkang helm. Penggunaan produk yang tidak kompatibel berpotensi memengaruhi lapisan permukaan, sehingga proses pengecatan sebaiknya mengikuti petunjuk penggunaan produk atau dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman.

Salah satu contoh hasil repaint helm menggunakan cat semprot dapat ditemui di booth Diton pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Helm yang dipamerkan menampilkan kombinasi beberapa warna dengan grafis yang menunjukkan bahwa pengecatan menggunakan cat semprot juga dapat menghasilkan tampilan yang menarik apabila dikerjakan dengan teknik yang tepat.

Baca Juga :
Mobil Mazda Tampil Lebih Garang Tanpa Kehilangan Garansi
Maxus Mifa 7 Debut di GIIAS 2026, Ini Spesifikasi dan Harganya
Menko Airlangga Sebut Mobil Hybrid Masih Jadi Solusi di Indonesia

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
UNSIA Ukir Sejarah di Wisuda Ke-5, Bidik Posisi Kampus AI Bertaraf Global
• 2 jam lalu
0
thumb
KBPBI Apresiasi Kapolri Buka Dialog RUU Ketenagakerjaan, Buruh Tetap Siapkan Opsi Aksi Damai
• 3 jam lalu
0
thumb
Ada Konser di Ancol, TransJakarta Perpanjang Operasional
• 8 jam lalu
0
thumb
ASEAN Day ke-59, Kemlu Tekankan Pentingnya Kohesi Sosial di Tengah Keberagaman
• 6 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Sebut Pengobatan Korban Begal Akan Ditanggung Pemprov Jabar
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.