Grid.ID - Ruben Onsu mengungkapkan kerinduannya kepada anak-anak di tengah persoalan keluarga yang masih dalam proses penyelesaian. Ia mengakui bahwa rasa rindu kepada buah hatinya tentu ada, tetapi dirinya merasa tidak banyak hal yang bisa dilakukan selain terus berusaha mencari jalan keluar.
Salah satu usaha untuk bertemu dengan anak-anaknya adalah dengan jalur hukum yang saat ini sedang berjalan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk ikhtiar yang bisa dilakukannya untuk menghadapi persoalan yang tengah berlangsung.
Hal itu disampaikan Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (8/8/2026).
"Iya pasti, pasti. Tapi apa yang saya bisa lakukan? Tidak ada kan? Ke pengadilan itu menjadi salah satu usaha saya saja. Sudah itu doang, gitu," ujar Ruben Onsu di kawasan Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (8/8/2026).
Sebagai seorang ayah, kerinduan kepada anak tentu menjadi hal yang tidak mudah untuk diabaikan. Ruben pun tidak menampik bahwa dirinya merasakan hal tersebut.
Namun, situasi yang sedang berlangsung membuat persoalan pribadi tersebut pada akhirnya ikut menjadi perhatian publik. Pemberitaan mengenai masalah keluarganya tersebar dan menjadi konsumsi masyarakat luas. Ruben mengaku telah memahami konsekuensi tersebut sejak awal.
"Tapi kan segala hal pemberitaan ini akhirnya menjadi konsumsi semua orang. Iya, itu sudah saya tahu konsekuensinya," kata Ruben.
Meski demikian, Ruben berusaha untuk tetap menjalani proses yang ada. Ia tidak ingin persoalan tersebut berhenti hanya karena tekanan pemberitaan atau perhatian dari masyarakat. Ruben menegaskan bahwa persoalan yang tengah dihadapinya masih berada dalam proses.
"Tapi ini pun dalam proses, gitu ya, dalam proses. Saya yakin banget tidak ada permasalahan yang tidak ada jalan keluarnya," kata Ruben.
Dalam situasi seperti ini, waktu juga menjadi bagian penting. Ruben tampaknya tidak ingin memaksakan penyelesaian secara terburu-buru.
Baginya, ada hati yang perlu dilembutkan dan situasi yang perlu diredakan sebelum persoalan tersebut benar-benar bisa diselesaikan. Ruben kemudian menyampaikan harapannya agar semua pihak bisa memberikan waktu untuk menenangkan diri dan membuka hati.
"Makanya saya bilang, biarkanlah, berikanlah waktu untuk sama-sama melembutkan hati, melunakkan hati gitu. Kalau tidak, ini tidak akan selesai," katanya. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)