HARIAN.FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin meluncurkan program kerja individu bertajuk “Aksara Jiwa: Membaca dengan Hati, Mengulas dengan Berani” yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Takalar. Program ini dirancang untuk menumbuhkan budaya literasi yang lebih kritis dan meningkatkan keberanian anak dalam menyampaikan pendapat secara lisan.
Dalam pelaksanaan program, murid-murid Sekolah Dasar diajak membaca buku secara aktif, kemudian mendiskusikan isi bacaan bersama mahasiswa KKN. Setelah itu, setiap anak mempresentasikan hasil ulasan buku dengan bahasa mereka sendiri di hadapan teman-teman sekelas. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi ice breaking dan kuis literasi guna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.
Laurent Ferdinand Mozes Ranteupa’, penanggung jawab program, menegaskan bahwa tujuan utama dari “Aksara Jiwa” bukan hanya agar anak-anak terbiasa membaca, tetapi juga mampu memahami isi bacaan secara mendalam serta berani mengemukakan pendapat mereka.
“Melalui program Aksara Jiwa, kami ingin menumbuhkan kebiasaan membaca yang tidak berhenti pada aktivitas membaca saja. Anak-anak diajak memahami isi buku, menyampaikan pendapat, serta belajar berpikir kritis melalui kegiatan mengulas buku dengan cara yang menyenangkan,” jelas Laurent saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurut Laurent, kemampuan memahami isi bacaan merupakan keterampilan penting yang perlu dibiasakan sejak usia dini. Oleh karena itu, metode pembelajaran yang diterapkan dibuat lebih interaktif agar anak-anak merasa nyaman dan antusias selama mengikuti kegiatan.
Kendati demikian, program ini juga bertujuan untuk memperkuat rasa percaya diri anak dalam berbicara di depan umum, sekaligus menumbuhkan minat literasi yang lebih luas di lingkungan masyarakat Kabupaten Takalar.
Lebih lanjut, mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin berharap bahwa “Aksara Jiwa” dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi pembaca yang tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga mampu mengulas dan mengkritisi isi bacaan dengan berani dan percaya diri. (*)






Komentar (0)