-
-
-
-
-
Usai meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kunjungan kerjanya ke SD Negeri 7 Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis (6/8/2026), untuk memantau progres renovasi sekolah tersebut pascabencana. Kegiatan itu dilakukan, guna mengembalikan ruang belajar yang aman dan layak bagi anak-anak. Pasalnya, hal itu dinilai menjadi bagian penting dari proses pemulihan di wilayah terdampak.
Sebagai informasi, SDN 7 Jangka merupakan salah satu sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir bandang dan lumpur yang melanda Bireuen pada November 2025 lalu, sehingga sempat mengganggu proses belajar mengajar para siswa di sekolah tersebut.
Berdasarkan informasi dari unggahan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Wapres melihat langsung perkembangan renovasi bangunan sekolah, berdialog dengan para guru, sekaligus menyerap aspirasi terkait kebutuhan pembelajaran agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berlangsung secara optimal.
Baca Juga: Tinjau Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh, Wapres Gibran Pastikan Pemulihan PascabencanaPeninjauan ini merupakan bagian dari komitmen kehadiran negara dalam pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan, tak hanya pada sektor infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga fasilitas pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Gibran turut mengapresiasi semangat gotong royong seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat yang telah membantu proses pemulihan pascabencana di Aceh. Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut sangat berharga bagi mempercepat penanganan di lapangan.
Meski begitu, Wapres kembali menegaskan bahwa menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman dan layak bagi anak-anak tetap menjadi tanggung jawab negara.





Komentar (0)