Hati-hati Saat Bepergian atau Perjalanan Dinas, Microsoft Peringatkan Jangan Sembarangan Terhubung ke Wi-Fi di Hotel dan Bandara

erabaru.net
11 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com  Bagi Anda yang sedang bepergian atau melakukan perjalanan dinas, berhati-hatilah. Di balik Wi-Fi gratis bisa saja tersembunyi jebakan para peretas. Microsoft baru-baru ini mengeluarkan peringatan keamanan siber yang menyebutkan bahwa kelompok peretas Storm-2945, yang diduga didukung oleh negara Rusia, telah menyusupi jaringan Wi-Fi di hotel, pusat konvensi, bandara, dan berbagai fasilitas umum di seluruh dunia untuk menyebarkan perangkat lunak berbahaya dan mencuri data pribadi pengguna.

Microsoft telah mengamati gelombang serangan ini sejak Mei tahun ini. Kelompok Storm-2945 diketahui telah menyusup ke jaringan Wi-Fi milik banyak hotel dan penyedia akomodasi di berbagai negara, terutama jaringan Wi-Fi publik yang mengharuskan pengguna masuk melalui halaman login.

Menurut analisis Microsoft, Storm-2945 memasang jebakan di jaringan publik dengan menampilkan halaman login atau pemberitahuan sistem yang tampak normal, sehingga pengguna terdorong untuk mengunduh perangkat lunak berbahaya.

Modus penipuan yang digunakan antara lain menyamar sebagai pembaruan Windows, pemindaian Windows Defender, pembaruan peramban, atau instruksi perbaikan palsu yang dikenal sebagai ClickFix. Korban diarahkan untuk mengunduh dan memasang program tersebut. Setelah perangkat terinfeksi, peretas dapat merekam penekanan tombol keyboard, mencuri dokumen dan kata sandi akun, bahkan mengendalikan mikrofon dan kamera perangkat dari jarak jauh untuk melakukan pengawasan.

Selain sistem Windows, terdapat indikasi bahwa pelaku ancaman juga menggunakan metode yang sama untuk menyerang perangkat Android. Hal ini dilakukan melalui halaman perbaikan palsu ClickFix yang mengarahkan pengguna Android untuk mengunduh dan memasang berkas APK berbahaya.

Sebagian korban juga melihat halaman verifikasi palsu yang mengatasnamakan Google, seperti pesan “Verifikasi identitas Anda” atau “Terdeteksi lalu lintas yang tidak biasa, harap selesaikan verifikasi keamanan”. Jika pengguna mengikuti instruksi tersebut, peretas berpotensi mengambil alih kendali perangkat.

Pakar keamanan siber memperingatkan bahwa ancaman ini tidak hanya menyebabkan akun dicuri, tetapi juga memungkinkan malware bersembunyi di dalam perangkat dalam jangka waktu lama.

Microsoft menegaskan bahwa organisasi maupun individu sebaiknya menganggap semua jaringan di tempat umum dan fasilitas penginapan sebagai jaringan yang tidak dapat dipercaya. Microsoft juga memberikan beberapa saran perlindungan, yaitu:

• Saat berada di hotel, bandara, atau pusat konferensi, utamakan menggunakan hotspot pribadi dari ponsel daripada terhubung ke Wi-Fi publik.
• Jika terpaksa menggunakan Wi-Fi publik, jangan pernah mengunduh pembaruan sistem, sertifikat, atau program instalasi yang muncul secara tiba-tiba.
• Waspadai setiap pemberitahuan pembaruan sistem, peringatan keamanan, atau permintaan verifikasi identitas yang muncul.
• Hindari masuk ke akun-akun penting atau melakukan transaksi keuangan saat menggunakan jaringan publik, serta aktifkan autentikasi multifaktor (MFA) pada seluruh akun penting.

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jalan Abdul Muis Jakpus Masih Ditutup Imbas Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta
• 21 jam lalu
0
thumb
Lydia Kandou Langsung Terima Tawaran Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Ternyata Ini Alasannya
• 12 jam lalu
0
thumb
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar Hebat Semalam, Apa Penyebabnya?
• 17 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Pinjol, OJK Ingatkan Bahaya FOMO dan YOLO yang Bikin Kantong Boncos
• 8 jam lalu
0
thumb
Soal Figur Ketua PBNU Mendatang, Ma'ruf Amin: Harus Mampu Memperbaiki dan Mendamaikan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.