Beijing (ANTARA) - Cadangan devisa China hingga 3,418 triliun dolar AS pada akhir Juli 2026, naik 2,5 miliar dolar AS, atau 0,07 persen, dari level pada akhir Juni, menurut data resmi yang dirilis pada Jumat (7/8) sebagaimana warta Xinhua.
Kenaikan tipis ini terutama didorong oleh dampak gabungan dari konversi nilai tukar dan perubahan harga aset, papar pernyataan Administrasi Negara China untuk Valuta Asing.
Dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global dan kebijakan moneter negara-negara perekonomian utama, indeks dolar AS turun, sementara harga aset keuangan global menunjukkan pergerakan yang beragam pada Juli, kata administrasi itu.
Perekonomian China, yang telah menunjukkan ketahanan dan vitalitas yang kuat, dengan kekuatan-kekuatan pendorong baru yang semakin meraih momentum, serta struktur ekonomi yang terus membaik, diperkirakan akan membantu menjaga cadangan devisa negara tetap stabil secara umum, imbuh pernyataan tersebut.
Kenaikan tipis ini terutama didorong oleh dampak gabungan dari konversi nilai tukar dan perubahan harga aset, papar pernyataan Administrasi Negara China untuk Valuta Asing.
Dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global dan kebijakan moneter negara-negara perekonomian utama, indeks dolar AS turun, sementara harga aset keuangan global menunjukkan pergerakan yang beragam pada Juli, kata administrasi itu.
Perekonomian China, yang telah menunjukkan ketahanan dan vitalitas yang kuat, dengan kekuatan-kekuatan pendorong baru yang semakin meraih momentum, serta struktur ekonomi yang terus membaik, diperkirakan akan membantu menjaga cadangan devisa negara tetap stabil secara umum, imbuh pernyataan tersebut.






Komentar (0)