Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Api Merambat hingga Lantai 16

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, menghanguskan enam lantai di bagian atas bangunan.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, api membakar lantai 11 hingga lantai 16 gedung tersebut.

"Kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16," kata Bayu kepada wartawan di lokasi, Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Bayu mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan ruangan yang terdampak kebakaran. Menurut dia, gedung tersebut digunakan sebagai area perkantoran sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Api Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta Diduga Muncul dari Lantai 11 yang Sedang Direnovasi

"Ada sepertinya multi ya, teman-teman ada Bapenda, ada BPAD ya, setahu saya itu. Kami juga belum bisa memastikan dari lantai berapa (titik awalnya). Kan kalau pukul 21.30 WIB setahu saya ini sudah selesai ya pekerjaan kantor ya, sepertinya tidak ada aktivitas," ujar Bayu.

Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah lebih dari empat jam melakukan pemadaman, petugas berhasil melokalisasi kobaran api dan mulai memasuki tahap pendinginan pada pukul 01.53 WIB.

"Jadi sampai sekarang jam pukul 01.53 ya, alhamdulillah sudah mulai pendinginan, dan memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 dulu untuk memastikan tidak ada perambatan," kata Bayu.

Sebanyak 37 unit mobil pemadam kebakaran dan 185 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Selain itu, tiga unit Bronto Skylift turut digunakan untuk menjangkau titik api di lantai atas gedung.

Baca juga: 10 Saksi Diperiksa Polisi Terkait Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Menurut Bayu, setelah memastikan api tidak merambat ke lantai 10, petugas mulai menyisir lantai-lantai di atasnya untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Dalam proses pemadaman, petugas juga mengevakuasi seorang pekerja yang sempat terjebak di dalam gedung. Korban kemudian diberikan bantuan oksigen sebelum dibawa ke rumah sakit.

"Tadi saya cek juga di saturasinya sepertinya aman, mudah-mudahan tidak ada apa-apa. Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit. Oksigen pasti ya untuk memulihkan," tutur Bayu.

Bayu menambahkan, embusan angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena membuat api mudah merambat ke bagian lain bangunan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Cuaca Jakarta angin kali terasa kan gitu ya, agak sedikit cukup kencang, itu yang menjadi pemicu kembali untuk timbulnya kebakaran," ucapnya.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi baru akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah proses pemadaman dinyatakan selesai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PTPN III Perkuat Transformasi Bisnis Karet Lewat Strategi Baru
• 15 jam lalu
0
thumb
Harmoni Energi Terbarukan dan Dampak Sosial Berkelanjutan di Lereng Dieng
• 11 jam lalu
0
thumb
Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel, Polisi Diminta Usut Jaringan Pelaku
• 18 jam lalu
0
thumb
Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, VinFast Indonesia dan Danamon Jalin Kemitraan Pembiayaan Dealer
• 11 jam lalu
0
thumb
Gedung Bapenda DKI Jakarta Kebakaran, Puluhan Unit Damkar Padamkan Kobaran Api
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.