Kapolres Malang Gandeng Driver Ojol Jaga Keamanan Warga

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengajak para pengemudi ojek online (ojol) ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Malang. Dia menilai para driver ojol memiliki peran penting karena beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di keseharian.

Hal itu disampaikan Rulian saat berdialog dengan Perhimpunan Driver Ojek Indonesia (PDOI) Malang Raya di Basecamp PDOI, Perumahan Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (7/8/2026).

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri berdialog dengan Perhimpunan Driver Ojek Indonesia (PDOI) Malang Raya di Basecamp PDOI, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. (dok istimewa)
Baca juga: Polresta Tangerang Bentuk 'Sabuk Kamtibmas', Libatkan Buruh hingga Ojol

Rulian mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi langsung dengan komunitas ojol. Dia berharap komunikasi yang baik dapat membantu menjaga situasi keamanan di Kabupaten Malang.

"Silaturahmi ini bertujuan untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres Malang yang baru sekaligus mempererat komunikasi dengan komunitas pengemudi ojek online yang ada di wilayah Malang," katanya.

Menurut Rulian, para pengemudi ojol dapat ikut berperan dalam menjaga kondusivitas lingkungan. Mobilitas driver yang tinggi membuat mereka bersentuhan dengan berbagai lapisan masyarakat setiap hari.

"Kami mengajak seluruh komunitas ojol untuk bersama-sama membantu menjaga situasi keamanan dan kamtibmas agar tetap kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Malang," ujarnya.

Baca juga: Polda Metro Pastikan Agustus Aman, Minta Masyarakat Tak Khawatir

Rulian juga mengingatkan agar para driver tetap tertib dan damai ketika menjalankan kegiatan komunitas. Dia meminta setiap persoalan diselesaikan melalui komunikasi dan tidak berkembang menjadi tindakan anarkis.

"Kami mengimbau kepada para ojol agar dalam melaksanakan kegiatan dilaksanakan secara tertib, damai, dan tidak berkembang menjadi aksi anarkis ataupun dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PDOI Jawa Timur Puji Waluyo mengatakan komunitas ojol tidak hanya menjalankan aktivitas sebagai pengemudi. Para anggota juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Puji, komunikasi antara komunitas ojol dan kepolisian penting agar persoalan yang muncul di lapangan dapat segera disampaikan dan dicarikan solusi.

Ia juga menyebut keberadaan komunitas ojol kamtibmas dapat menjadi wadah untuk memperkuat kerja sama pengemudi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami berharap semakin memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas ojol dalam menjaga kondusivitas kamtibmas," kata Puji.

Dalam pertemuan tersebut, Rulian turut menyerahkan bantuan sembako kepada perwakilan PDOI Malang Raya. Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan antara polisi dan komunitas ojol, melainkan menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan bagi masyarakat Kabupaten Malang.




(fca/idn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Api Masih Berkobar di Lantai Atas
• 13 jam lalu
0
thumb
Pendinginan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Masih Berlanjut Pagi Ini
• 2 jam lalu
0
thumb
Prabowo Puji Kinerja Bahlil Lahadalia Tak Naikkan Harga BBM: Negara Lain Panik, Kita Cool
• 16 jam lalu
0
thumb
Indonesia Punya Potensi 89 Ribu Ton Uranium, Riset Nuklir BRIN Difokuskan Penelitian Dua Sektor Ini
• 1 jam lalu
0
thumb
BMKG Ingatkan Ancaman Rob di Pesisir NTT, Warga Diminta Waspada 8–11 Agustus
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.