Singapura (ANTARA) - Bursa Saham Singapura (Singapore Exchange/SGX Group) mencatatkan rekor pendapatan dan laba bersih untuk tahun keuangan yang berakhir pada 30 Juni 2026, didorong oleh pertumbuhan menyeluruh di semua segmen bisnis seiring menguatnya momentum strategi multiaset bursa tersebut.
Operator bursa itu pada Kamis (6/8) menyatakan pendapatan bersih naik 13,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 1,48 miliar dolar Singapura (1 dolar Singapura = Rp13.976), sementara laba bersih yang disesuaikan meningkat 24,6 persen mencapai rekor 759,5 juta dolar Singapura.
Chief Executive Officer Loh Boon Chye mengatakan pertumbuhan terjadi secara luas sepanjang tahun, dipimpin oleh bisnis ekuitas tunai, sementara lini bisnis valuta asing dan komoditas mencatatkan rekor volume perdagangan, yang menegaskan ketangguhan strategi multiaset bursa tersebut.
"Kami akan memperluas jangkauan bisnis kami melalui kemitraan indeks strategis dan ekosistem baru seperti emas, menciptakan nilai lebih dengan mengintegrasikan kapabilitas valuta asing kami, baik yang diperdagangkan di bursa maupun di pasar over-the-counter (OTC), serta memanfaatkan data secara lebih efektif guna mempererat hubungan dengan klien dan mengidentifikasi peluang di seluruh lini bisnis kami," tambahnya.
Operator bursa itu pada Kamis (6/8) menyatakan pendapatan bersih naik 13,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 1,48 miliar dolar Singapura (1 dolar Singapura = Rp13.976), sementara laba bersih yang disesuaikan meningkat 24,6 persen mencapai rekor 759,5 juta dolar Singapura.
Chief Executive Officer Loh Boon Chye mengatakan pertumbuhan terjadi secara luas sepanjang tahun, dipimpin oleh bisnis ekuitas tunai, sementara lini bisnis valuta asing dan komoditas mencatatkan rekor volume perdagangan, yang menegaskan ketangguhan strategi multiaset bursa tersebut.
"Kami akan memperluas jangkauan bisnis kami melalui kemitraan indeks strategis dan ekosistem baru seperti emas, menciptakan nilai lebih dengan mengintegrasikan kapabilitas valuta asing kami, baik yang diperdagangkan di bursa maupun di pasar over-the-counter (OTC), serta memanfaatkan data secara lebih efektif guna mempererat hubungan dengan klien dan mengidentifikasi peluang di seluruh lini bisnis kami," tambahnya.






Komentar (0)