jpnn.com, JAKARTA - Manajemen RS Pusri Palembang mengambil langkah tegas mengakhiri kerja sama dengan dokter mitra, dr Tamara Dewi Jasmine menyusul komentar yang diunggahnya di media sosial, terkait pasien BPJS Kesehatan bernama Yusrizal yang sempat viral.
Kepala Humas RS Pusri Palembang Diah Dwi Anugrah menerangkan dr Tamara merupakan dokter mitra yang baru bergabung sejak Mei 2026.
BACA JUGA: Nakes di Tasikmalaya Hina Pasien BPJS, Dedi Mulyadi Minta Disanksi Berat
Keputusan penghentian kerja sama tersebut resmi berlaku mulai 6 Agustus 2026 lalu.
"RS Pusri telah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan dokter @tamdjs sebagai dokter mitra RS Pusri," terang Diah, Jumat (7/8/2026).
BACA JUGA: Nakes Hina Pengguna BPJS, Komisi IX: Pasien Butuh Pertolongan, Bukan Perundungan
Menurut Diah, keputusan itu diambil karena komentar yang disampaikan dr Tamara di media sosial dinilai melanggar disiplin profesi.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjaga profesionalisme serta tata kelola pelayanan kesehatan.
BACA JUGA: Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker
"Ini merupakan komitmen RS Pusri dalam menegakkan profesionalisme, tata kelola yang baik, serta memastikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berkeadilan bagi seluruh pasien," ujar Diah.
Selain mengambil tindakan terhadap dokter yang bersangkutan, RS Pusri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya keluarga almarhum Yusrizal atas polemik yang muncul akibat unggahan tersebut.
Rumah sakit juga mengapresiasi kritik dan masukan dari masyarakat terkait etika tenaga kesehatan serta memastikan evaluasi pelayanan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Sebelumnya, dr Tamara Dewi Jasmine melalui akun Threads pribadinya @tamdjs berkomentar.
"Mending banyakin duit halal daripada banyakin bacot. Biar bisa bayar dan merasakan asuransi swasta. Dan bisa berpendidikan biar akhlak tidak minus, dan tidak playing victim. RS apalagi Nakes TIDAK DIBAYAR oleh BPJS untuk kasus yang TIDAK sesuai ATURAN BPJS. Kalo dikasih tau tuh jangan ngeyel dan sok jadi si paling korban. Kalian cuma bayar ke BPJS, BUKAN bayar ke RS apalagi Nakes nya. Jadi nggak usah songong. Kalo nggak suka ya nggak usah berobat di situ. Tidak ada yang minta kalian berobat," tulis dr Tamara di akun Threads nya beberapa waktu lalu.
Unggahan tersebut lantas mendadak viral dan mendapatkan komentar pedas dari sejumlah netizen.(mcr35/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati





Komentar (0)