Leapmotor Mulai Produksi B10 dan C10 di Purwakarta, Kapasitas Awal 10.000 Unit per Tahun

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Leapmotor resmi memulai perakitan mobil listrik di Indonesia. Dua model yang menjadi produk perdana yang dirakit secara lokal adalah B10 dan C10.

Perakitan kedua model tersebut dilakukan di fasilitas PT National Assemblers Plant 3 di Purwakarta, Jawa Barat. Pabrik tersebut merupakan fasilitas milik Indomobil Group yang digunakan untuk memproduksi kendaraan listrik Leapmotor dengan mengadopsi standar manufaktur global Leapmotor dan Stellantis.

Managing Director Stellantis ASEAN, Isaac Yeo, mengatakan Indonesia dipilih karena dinilai memiliki potensi besar bagi pertumbuhan pasar kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

"Dimulainya perakitan lokal menjadi langkah penting bagi Leapmotor untuk semakin mendekatkan produk kami kepada konsumen Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis dan memperkuat kehadiran merek Leapmotor di kawasan ASEAN," kata Isaac dalam keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).

Fasilitas perakitan tersebut berdiri di atas lahan seluas 158.000 meter persegi dan pada tahap awal memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit per tahun atau sekitar lima unit per jam.

Ke depan, kapasitas produksi direncanakan meningkat menjadi sekitar 34.000 unit per tahun melalui pengembangan fasilitas produksi, termasuk body shop dan paint shop.

Baca Juga: Purbaya Siapkan Insentif Baru untuk 500.000 Motor dan Mobil Listrik

Baca Juga: Kemenperin Soal Pajak Kendaraan Listrik DKI: Jangan Memberatkan Industri

CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, mengatakan dimulainya perakitan lokal menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kehadiran Leapmotor di Indonesia. Menurut dia, perusahaan juga akan memperluas jaringan dealer serta memperkuat layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang.

Perakitan lokal B10 dan C10 menjadi langkah awal Leapmotor untuk memproduksi kendaraan listrik di dalam negeri, sekaligus menambah daftar merek otomotif yang telah melakukan perakitan lokal di Indonesia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PKK Makassar Gelar Kajian Islam Perkuat Peran Muslimah Wujudkan Keluarga Tangguh
• 8 menit lalu
0
thumb
Ratusan Senjata yang Ditemukan di Yayasan Sekolah Jaksel Mayoritas Senapan Angin, Cuma 1 Senjata Api
• 9 jam lalu
0
thumb
Penerapan ESG Jadi Fondasi Membangun Bisnis Tangguh
• 9 jam lalu
0
thumb
Pemkab Luwu Timur Buka Suara soal Pengosongan Lahan PSN IHIP di Laoli: Kami Lakukan dengan Cara Humanis
• 8 jam lalu
0
thumb
Warga Lansia di China Manfaatkan Gim untuk Pererat Hubungan Sosial dan Tingkatkan Literasi Digital
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.