DEPOK, KOMPAS.com - RAN (19), pemuda yang menyayat leher pria yang merupakan kekasih mantan pacarnya menggunakan pisau cutter di Jalan Margonda Raya, Kemiri Muka, Beji, Depok, Jawa Barat, ditangkap polisi pada Kamis (6/8/2026).
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan, pihaknya menangkap RAN usai mengidentifikasi yang bersangkutan berdasarkan rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian serta keterangan korban, kekasih korban, dan sejumlah saksi.
"Berbekal dari hasil rekaman CCTV di TKP dan menggali informasi terhadap korban, kekasih korban dan saksi-saksi sekitar, tim gabungan berhasil mengidentifikasi pelaku," ujar Hendra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2026).
Baca juga: Warga Kecam Maraknya Peredaran Tramadol di Tanah Abang, Itu Bukan Budaya Kita
Hendra menyampaikan, RAN sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan,
Hal tersebut membuat polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur untuk mengamankan pelaku.
Atas perbuatannya, RAN dijerat Pasal 467 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial RAN (19) menyayat leher kekasih baru mantan pacar di kawasan Beji, Kota Depok, Selasa (4/8/2026) pukul 00.30 WIB.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan, kejadian bermula korban pulang untuk beristirahat setelah bertemu dengan kekasihnya yang lokasinya bersebelahan dengan tempat kejadian perkara.
"Pada saat korban menutup warung, tiba-tiba ada yang menggedor pintu rolling door yang kemudian korban membuka pintu namun tanpa ada kalimat apa pun pelaku tiba-tiba langsung menyayat leher korban dengan sebilah pisau cutter dan langsung melarikan diri," ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).
Dia mengatakan motif pelaku menyayat leher korban karena rasa sakit hati dan cemburu.
Baca juga: Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta Bekasi Tuntut Keadilan: Kami Ingin Ada Kejelasan
Kekasih korban sebelumnya pernah berpacaran dengan pelaku selama satu tahun, namun hubungannya kandas.
"Saat kekasih korban memberitahu pelaku jika yang bersangkutan sudah memiliki pacar baru, rasa emosi dan cemburu pelaku mencapai puncaknya," ucap dia.
Saat pelaku mengintip dari pintu rolling door warung, korban sedang bermesraan dengan kekasihnya, sehingga pelaku langsung emosi.
"Pelaku gelap mata dan melakukan aksinya nekatnya dengan menyayat leher korban menggunakan pisau cutter yang memang sudah dipersiapkan sebelum ke TKP," jelas Hendra.
Atas kejadian tersebut, korban meminta tolong kepada rekan kerjanya yang berada di mes warung.
Namun korban mengalami luka terbuka di leher dan banyak mengeluarkan darah.
Baca juga: Gunungan Sampah Tutup Akses Jalan SDN Kedaung Kali Angke Ditargetkan Bersih 2-3 Hari
Oleh karenanya, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis dan saat ini masih dalam perawatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)