Prasetyo mengatakan nuklir untuk pembangkit listrik kesehatan medis. Selain itu, dia mengungkap kemungkinan adanya penelitian nuklir untuk peralatan alutsista.
IDXChannel - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menampilkan hasil riset terkait teknologi nuklir di depan Presiden Prabowo Subianto. Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, teknologi nuklir yang dipamerkan itu untuk kepentingan energi dan kesehatan.
“Kalau berkaitan dengan masalah nuklir, lebih fokus ke masalah untuk selain penelitian untuk kepentingan energi ya, dan kesehatan,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
Prasetyo mengatakan nuklir untuk pembangkit listrik kesehatan medis. Selain itu, dia mengungkap kemungkinan adanya penelitian nuklir untuk peralatan alutsista.
“Jadi, misalnya untuk mungkinkah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, atau mungkinkah peralatan alutsista berbahan nuklir, dan kesehatan terutama, medis, ya,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 150 peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, BRIN memamerkan sekitar 150 hingga 200 produk inovasi dari 12 klaster riset yang siap dipresentasikan langsung kepada Presiden Prabowo.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, para peneliti merasa terhormat mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Presiden sekaligus memaparkan berbagai hasil riset yang dinilai dapat menjadi solusi bagi persoalan strategis nasional.
"Ada 150 peneliti," ujar Arif Satria kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan.
Arif menjelaskan, selama ini BRIN telah beberapa kali mempresentasikan hasil riset dalam rapat terbatas, baik di Hambalang maupun di Istana. Kali ini, para peneliti mendapat undangan khusus untuk menyampaikan secara lebih komprehensif inovasi yang telah dihasilkan.
"Ya kami merasa terhormat dari BRIN karena para peneliti diundang ke Istana untuk berdialog dengan Bapak Presiden. Sekaligus mendapat arahan dari Bapak Presiden karena memang beberapa kali kami melakukan presentasi temuan-temuan BRIN yang bisa digunakan untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa. Persoalan sampah, persoalan giant sea wall, kemudian juga persoalan air, persoalan pangan, dan juga persoalan lainnya," katanya.
(NIA DEVIYANA)






Komentar (0)