Polda Sumut Bongkar Jaringan Scamming Internasional Modus Petugas OJK dan Polisi

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Medan: Polda Sumatra Utara membongkar jaringan penipuan daring (online scamming) internasional yang bermarkas di sebuah unit apartemen di Kota Medan. Mereka ditangkap setelah menguras uang korban hingga Rp6,7 miliar dengan modus menyamar sebagai petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga anggota kepolisian.

Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Bayu Wicaksono, mengungkapkan pengungkapan kasus berawal dari penyelidikan pada Selasa, 28 Juli 2026. Dari tempat kejadian perkara, penyidik menyita berbagai barang bukti, antara lain dua unit mobil mewah yang diduga hasil kejahatan, satu unit sepeda motor, belasan telepon genggam dari berbagai merek, dan laptop untuk penunjang operasional sindikat.

"Jaringan penipuan online ini merupakan jaringan internasional. Pelaku dan rekan-rekannya pernah bekerja di Kamboja hampir satu tahun dan selama di sana juga melakukan aksi online scamming," terang Bayu, Kamis, 6 Agustus 2026.

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap lima orang di lokasi. Selain FM yang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdapat empat orang lain yang ditangkap. Mereka terdiri dari dua warga negara (WN) Pakistan bernama Mujahid dan Ayub Zain, satu WN India bernama Karandeb Singh, serta seorang perempuan asisten rumah tangga (ART) berinisial Tiara.
 

Baca Juga :

Polda Jabar Tangkap 2 Pelaku Penipuan Online Internasional, Bikin Rugi Korban Rp4,8 Miliar


Seluruh anggota sindikat ini diketahui sempat menjalankan aktivitas penipuan di Kamboja sebelum kembali ke negara masing-masing pada akhir 2025. Pada Februari 2026, mereka kembali berkomunikasi dan sepakat berkumpul di Medan untuk menjadikan kota ini sebagai basis operasi baru hingga Juli 2026.

Para pelaku membagi peran secara terstruktur saat beraksi. Tersangka FM bertugas mengaku sebagai pejabat OJK, sedangkan rekannya berpura-pura menjadi anggota kepolisian dan petugas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Selain modus penyamaran sebagai petugas pemerintah, sindikat ini juga melancarkan love scamming dengan membuat akun Facebook beridentitas perempuan palsu untuk mengelabui dan membangun kepercayaan target.

Korban yang diproses di Indonesia adalah seorang perempuan berinisial Bunga (nama samaran), warga Kalimantan. Modusnya, FM menghubungi Bunga dan menakut-nakutinya bahwa dia sedang dipantau polisi terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Lalu mereka menawarkan bantuan manipulatif. Setelah itu, pelaku lain yang menyamar sebagai polisi dan petugas Kominfo ikut mengintimidasi.

"Karena panik, korban akhirnya mentransfer uang secara bertahap hingga total Rp6,7 miliar," tambah Bayu.


Ilustrasi. Foto: Dok istimewa


Kuatnya doktrin psikologis pelaku membuat korban tidak menyadari dirinya tertipu. Bahkan saat tim penyidik mencoba menghubungi korban dalam proses penyelidikan awal, pesan konfirmasi justru diteruskan oleh korban kepada para pelaku karena sudah terlanjur percaya.

Kasus baru bisa diungkap penuh setelah polisi berhasil menggerebek markas para tersangka. Terkait tiga WNA yang turut diamankan, Bayu menegaskan status mereka saat ini masih sebagai saksi. Hal itu dikarenakan dugaan kejahatan yang melibatkan ketiganya menyasar korban di India dan Kamboja sehingga berada di luar yurisdiksi penegakan hukum Indonesia.

Untuk menindaklanjuti kejahatan lintas negara ini, Polda Sumut menjalin koordinasi dengan Konsulat India dan Konsulat Kamboja. Penyidik juga masih terus mendalami jaringan ini untuk menelusuri aliran dana hasil kejahatan serta mengusut potensi keterlibatan pelaku lain.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR Minta Audit Pelayanan Kesehatan Usai Kasus Dokter Cibir Pasien BPJS
• 9 jam lalu
0
thumb
Pengedar Ribuan Tramadol dan Hexymer Dibekuk di Tangerang, Pemasok Diburu
• 11 jam lalu
0
thumb
Pramono Pastikan SDN 04 Srengseng Sawah Kembali Belajar Normal Besok
• 3 jam lalu
0
thumb
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Praperadilan ke-5 | SAPA MALAM
• 1 jam lalu
0
thumb
Mengenal 7 Jenis Celana Pendek
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.