Karhutla Bromo, Anggota DPR Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Dini

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mendesak Kementerian Kehutanan (Kemenhut) segera memperkuat langkah antisipasi mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

"Kementerian Kehutanan harus bergerak cepat, bukan hanya fokus memadamkan api, tetapi juga memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran serupa tidak terjadi di daerah lain," kata Hindun, dalam keterangannya, dikutip Jumat (7/8/2026).

Hindun menegaskan, pencegahan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam tata kelola kehutanan.

Baca juga: Kebakaran Gunung Bromo Terus Meluas, 120 Hektare Lahan Terbakar

Ia meminta Kemenhut untuk mengoptimalkan seluruh instrumen pencegahan, mulai dari memperketat patroli terpadu, pemantauan titik panas (hotspot) secara intensif, menyiagakan peralatan pemadaman modern, hingga menggencarkan edukasi mitigasi kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan.

"Jangan menunggu api membesar baru bergerak. Pencegahan harus menjadi fokus utama. Kementerian Kehutanan harus memastikan patroli terpadu diperkuat, pemantauan titik panas dilakukan secara intensif, peralatan pemadaman disiagakan, serta edukasi kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan terus ditingkatkan," ujar legislator PKB tersebut.

Hindun juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektoral antara pemerintah pusat, pemda, TNI-Polri, pengelola taman nasional, hingga kelompok relawan lokal.

Langkah kolaboratif tersebut dinilai krusial untuk memastikan deteksi dini berjalan efektif.

Baca juga: Prabowo Perintahkan Lindungi Warga dari Karhutla, Janjikan Tambahan Anggaran

"Kolaborasi ini penting guna melindungi keanekaragaman hayati, menekan emisi karbon, serta menjaga keselamatan warga sekitar dari ancaman bencana asap dan kekeringan," ucap dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Diberitakan sebelumnya kebakaran di kawasan TNBTS terjadi sejak Senin (3/8/2026). Kebakaran terus meluas hingga mengarah ke wilayah Kabupaten Malang.

Hingga Kamis (6/8/2026) sore, luas area yang terbakar mencapai sekitar 80 hektar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
48 Jam Penentu Timur Tengah! Iran Siap Buka Selat Hormuz, Tapi Satu Keputusan Bisa Picu Perang Besar
• 6 jam lalu
0
thumb
Honda Jamin 100 Unit Pertama Super-ONE Gak Jatuh ke Tangan Pedagang
• 16 menit lalu
0
thumb
Donny Ikut Komentari Isu Surpres Penggantian Kapolri, Memuji-muji
• 9 jam lalu
0
thumb
Seminar Internasional IKAPROBSI di Makassar, Hadirkan 249 Pemakalah
• 26 menit lalu
0
thumb
Polda Jabar Ciduk Karyawan Swasta Manipulator Video Presiden Prabowo
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.