Pengumuman tersebut disampaikan Hughes melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 4 Agustus 2026. Musisi berusia 75 tahun itu mengungkapkan bahwa serangkaian pemeriksaan kesehatan yang dijalaninya selama setahun terakhir menunjukkan kondisi yang mengharuskannya kembali naik ke meja operasi.
Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang Glenn Hughes sebagai musisi panggung setelah lebih dari lima dekade berkarya di industri musik. Kesehatan Jadi Prioritas Utama Dalam pernyataannya, Glenn Hughes mengaku keputusan untuk menghentikan aktivitas tur dan konser bukanlah hal yang mudah. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi kesehatannya kini harus menjadi prioritas utama.
Baca Juga :
Deep Purple Resmi Batal Konser di Jakarta April 2026, Ini AlasannyaMenurut Hughes, hasil pemeriksaan MRI, CT scan, hingga ekokardiogram menunjukkan bahwa dirinya membutuhkan operasi jantung terbuka untuk kedua kalinya. Karena itu, ia memilih menghentikan seluruh aktivitas panggung demi fokus menjalani proses pengobatan dan pemulihan.
"Selama setahun terakhir, saya mengalami beberapa masalah kesehatan. Hasil dari berbagai pemeriksaan MRI, CT scan, dan ekokardiogram menunjukkan kepada tim medis saya bahwa saya harus kembali menjalani operasi jantung terbuka," tulis Hughes melalui akun Instagram pribadinya, @glennhughesonline, dikutip Kamis, 6 Agustus 2026.
Hughes mengaku tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti saran tim medis demi keselamatan dirinya.
"Saya benar-benar tidak punya pilihan lain karena kesehatan adalah prioritas utama saya. Saya bersyukur telah diberi kesempatan menjalani kehidupan yang dipenuhi anugerah musik. Terima kasih telah terus berjalan bersama saya," lanjutnya. Perjalanan Bersama Deep Purple Glenn Hughes dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam perjalanan Deep Purple, bergabung pada 1973 dan mengisi posisi vokalis sekaligus bassis pada era Mark III dan Mark IV.
Namun, kebersamaannya dengan band legendaris asal Inggris tersebut berakhir pada Juli 1976 ketika Deep Purple resmi dibubarkan usai menjalani tur dunia yang diwarnai berbagai konflik internal.
Kepergian Hughes saat itu dipengaruhi oleh kecanduannya terhadap kokain dan alkohol yang berdampak pada performa panggung serta hubungan antarpersonel. Situasi tersebut memicu keputusan vokalis David Coverdale untuk hengkang, sementara Jon Lord dan Ian Paice memilih mengakhiri perjalanan Deep Purple daripada mempertahankan kondisi band yang semakin tidak kondusif.
Baca Juga :
Penjelasan Soal Kru Deep Purple yang Hentikan Soneta saat Bawakan 'Smoke On The Water'Pembubaran tersebut sekaligus menutup era Deep Purple pada dekade 1970-an. Band ini kemudian kembali bersatu pada 1984 dengan formasi klasik Mark II, yang menjadi salah satu reuni paling bersejarah dalam dunia musik rock.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)






Komentar (0)