Ekonomi kemarin, insentif EV hingga Sri Mulyani di Bank Dunia

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa ekonomi diberitakan Kantor Berita ANTARA pada Kamis (6/8), mulai dari pemerintah mengarahkan insentif kendaraan listrik (EV) bagi produk dengan nilai tambah tinggi hingga Sri Mulyani Indrawati yang kembali menduduki jabatan di Bank Dunia.

Berikut rangkuman berita ekonomi kemarin yang layak disimak pada Jumat ini.

Menperin: Penerima insentif EV untuk produk bernilai tambah tinggi

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan penerima insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) diarahkan untuk produk yang memberikan nilai tambah tinggi, serta merupakan program mobil/motor nasional.

"Pasti fokus dari penerima insentif mobil atau kendaraan berbasis EV, baik itu roda empat maupun motor, merupakan produk-produk yang memang menciptakan nilai tambah yang tinggi di Indonesia, artinya pendalaman strukturnya kuat, tapi juga yang tidak kalah penting yang merupakan program mobil nasional atau merupakan program motor listrik nasional," ujar Menperin saat ditemui di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Menteri PPN buka Indonesia's Sustainable Development Goals Award 2026

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy membuka secara resmi Indonesia's Sustainable Development Goals (SDGs) Award (SAA) 2026.

Adapun tema besar SAA tahun 2026 adalah "Aksi Nyata untuk Akselerasi Pencapaian SDGs Menuju 2030".

Baca selengkapnya di sini.

BRIN sebut teknologi ANG dapat hemat subsidi LPG hingga Rp26 triliun

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arief Satria menyebut teknologi adsorbed natural gas (ANG) yang dikembangkan lembaga tersebut berpotensi menghemat beban subsidi LPG hingga sekitar Rp26 triliun per tahun.

"Berdasarkan perhitungan awal, teknologi ini mampu berpotensi menghemat hingga sekitar Rp26 triliun per tahun terhadap beban subsidi LPG," ujar Arif dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto bersama 150 peneliti BRIN di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

BI: Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026

Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi digital Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS menembus 12,55 miliar di tanah air sepanjang paruh pertama 2026 atau tumbuh 100,12 persen dibandingkan periode sama pada 2025.

"QRIS sebagai gerbang ekonomi digital sekaligus pengubah keadaan bagi ekonomi dan keuangan digital nasional," kata Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta di sela Prima Executive Gathering 2026 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Sri Mulyani Indrawati kembali duduki jabatan di Bank Dunia

Bank Dunia menunjuk mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati sebagai Ketua Independen Asosiasi Pengembangan Internasional (Independent Co-Chair of International Development Association/IDA) Ke-22.

Dalam jabatannya itu, Sri Mulyani bertugas mendorong penguatan dukungan kebijakan dan pendanaan di negara-negara donor maupun peminjam.

Baca selengkapnya di sini.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Diduga Punya Niat Kuasai Harta dan Bunuh Korban
• 20 jam lalu
0
thumb
Kepala BGN Beri Tenggat hingga 10 Agustus bagi SPPG Urus Sertifikat Higiene dan Sanitasi
• 21 jam lalu
0
thumb
John Herdman Pertahankan Gaya Main Mendominasi saat Hadapi Singapura di Laga Terakhir Grup A Piala AFF 2026
• 12 jam lalu
0
thumb
Berkat Bantuan Kewirausahaan Kemensos, Oneng Setop Mengemis
• 1 jam lalu
0
thumb
SDN di Srengseng Sawah Jaksel Kebakaran
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.