Bertambah, Korban Tewas Gelombang Migran Ilegal ke Spanyol Jadi 80 Orang

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Madrid -

Korban tewas dalam gelombang migran ilegal yang masuk dari Maroko ke wilayah Ceuta, Spanyol, terus bertambah. Saat ini, jumlah korban tewas telah mencapai 80 orang.

Dilansir AFP, Jumat (7/8/2026), banyak migran yang tewas tenggelam saat mencoba berenang melewati penghalang di Laut Mediterania sejak 30 Juli lalu. Peristiwa ini memicu ketegangan antara Spanyol dan sejumlah negara Uni Eropa yang menuntut sikap lebih tegas terhadap imigrasi ilegal.

Sebuah badan hukum Spanyol yang bertanggung jawab atas proses identifikasi-terdiri dari ahli forensik dan personel Garda Sipil-menyatakan bahwa otoritas Ceuta telah mengevakuasi 80 jenazah dari laut sejak insiden tersebut terjadi.

Para ahli forensik telah melakukan autopsi terhadap 80 dari total 82 jenazah (dua di antaranya ditemukan sebelum lonjakan migran terjadi). Hasilnya, 4 orang telah berhasil diidentifikasi, sementara autopsi terhadap dua jenazah terakhir dijadwalkan selesai pada Jumat ini.

Baca juga: Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri Maroko menyatakan 11 orang tewas di wilayah perbatasan sisi Maroko, yang hampir seluruhnya meninggal akibat tenggelam.

Pemerintah Spanyol menyebutkan bahwa 70 ribu dari 72 ribu orang yang sempat mencapai Ceuta kini telah kembali ke Maroko. Warga migran yang masih bertahan-termasuk ratusan anak-anak tanpa pendamping-kini menghadapi kondisi kehidupan yang memprihatinkan dengan akses terbatas terhadap tempat penampungan, makanan, air bersih, serta sanitasi.




(isa/isa)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
SMP-SMA Islam Shafta Kunjungi Suara Surabaya, Belajar Public Speaking hingga Editing
• 3 jam lalu
0
thumb
Dinas Pendidikan Kota Makassar Perkuat Literasi Sekolah, 78 Sekolah Terima Buku Bacaan Bermutu
• 5 jam lalu
0
thumb
Kirim 11 Wakil ke Kejuaraan Dunia BWF 2026, Ini Daftar Delapan Wakil Indonesia yang Menjadi Unggulan
• 22 jam lalu
0
thumb
Gubernur DKI: Biaya Pendidikan Mayoritas Siswa Jakarta Ditanggung Pemprov
• 23 jam lalu
0
thumb
Prabowo Singgung Dana Desa Rp 1 M: Jembatan di Desa Harganya Mungkin Rp 400 Juta
• 30 menit lalu
0
Berhasil disimpan.