Sejumlah murid SMP dan SMA Islam Shafta Surabaya mengunjungi Suara Surabaya Centre (SSC) untuk belajar dunia media, termasuk public speaking dan editing.
Kunjungan tersebut diikuti murid kelas 8 dan 9 SMP serta kelas 11 dan 12 SMA. Para peserta merupakan murid dari kelas unggulan di masing-masing jenjang.
Clara Humas SMP-SMA Islam Shafta Surabaya mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para murid untuk mengetahui secara langsung bagaimana aktivitas dan lingkungan kerja di Suara Surabaya.
“Biar anak-anak tahu Suara Surabaya seperti apa. Beberapa siswa juga menjadi OSIS, biasanya jadi MC dan sebagainya, sehingga bisa belajar public speaking meski diperkenalkan saja,” katanya kepada suarasurabaya.net dalam kunjungan pada Jumat (8/7/2026).
Menurutnya, pengalaman tersebut juga relevan dengan aktivitas siswa di sekolah, khususnya para anggota OSIS yang banyak terlibat dalam kegiatan komunikasi dan pengelolaan media sosial.
Aini Kusuma penyiar Radio Suara Surabaya memberikan penjelasan soal cara kerja Tim Gate Keeper Suara Surabaya kepada puluhan Siswa Sekolah Islam Shafta Surabaya, Jumat (7/8/2026). Foto : Nanny Setiawardhani MgDalam kunjungan tersebut, murid juga diperkenalkan dengan pekerjaan di balik produksi konten, salah satunya video editor. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi siswa yang selama ini mengelola akun media sosial sekolah maupun organisasi siswa.
“Tadi diperkenalkan di bagian video editor. Anak-anak OSIS ini juga belajar mengelola masing-masing Instagram, jadi bisa buat referensi perihal editingnya,” ujarnya.
Clara menambahkan, kunjungan tersebut juga diharapkan dapat memberikan gambaran awal mengenai pilihan pendidikan dan pekerjaan yang mungkin ditekuni siswa setelah lulus sekolah.
Bagi murid SMA, pihaknya berharap pengalaman tersebut bisa membantu memperluas pandangan mengenai dunia kerja media sebelum menentukan pilihan jurusan di perguruan tinggi.
“Semoga anak-anak, terutama yang SMA kalau mau bekerja di sini bisa masuk jadi jurnalis. Yang kuliah bisa ada pandangan kerja di radio seperti apa, berarti nanti mau ambil jurusan yang serupa seperti ini,” jelasnya.
Chandra Jayatama tim Grafis Radio Suara Surabaya memberikan penjelasan soal cara kerja Tim Grafis Suara Surabaya kepada puluhan siswa Sekolah Islam Shafta Surabaya, Jumat (7/8/2026). Foto : Nanny Setiawardhani MgSementara bagi murid SMP, pihaknya berharap hasil kunjungan bisa lebih mengenalkan murid terhadap realitas dunia kerja, karena mereka telah diperkenalkan dengan berbagai profesi dan tugas yang ada di industri media.
“Kalau SMP sebagai perkenalan saja tentang realita bekerja, seperti sebagai editor apa saja yang dilakukan, sebagai pandangan dan pembekalan nantinya,” imbuhnya.
Clara mengatakan, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membantu murid mengenali minat dan potensi mereka, sekaligus menentukan arah pendidikan maupun karier di masa mendatang.(ris/iss)





Komentar (0)