Bali: Final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, 6 Agustus 2026. Kedua tim merupakan pemuncak klasemen di masing-masing babak penyisihan grup.
Persebaya tampil lebih berbahaya pada awal pertandingan. Setelah kedua tim masih saling membaca permainan di menit-menit awal, Bajul Ijo mulai mengancam melalui Yuran Fernandes pada menit ke-16. Tendangan first time bek asal Brasil itu masih mampu diamankan kiper Persib.
Semenit berselang, Ramadhan Sananta membuang peluang emas. Sontekannya dari jarak dekat melebar tipis di sisi kiri gawang Persib.
Gol yang ditunggu Persebaya akhirnya lahir pada menit ke-19. Sananta sukses menuntaskan umpan di depan gawang dengan sontekan terarah yang tak mampu dibendung penjaga gawang Persib sehingga membawa Persebaya unggul 1-0.
Keunggulan tersebut tak bertahan lama. Empat menit kemudian Persib berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui penyelesaian akhir Patricio Matricardi yang gagal diantisipasi Ernando Ari.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Ernando tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Persib pada menit ke-28.
Di sisi lain, lini belakang Persebaya juga tampil disiplin lewat intersep Yuran Fernandes dan blok krusial Rian yang beberapa kali mematahkan serangan Maung Bandung.
Menjelang turun minum, Miguel Pereira dua kali mengancam gawang Persib. Namun tendangan kerasnya dari luar kotak penalti membentur pemain bertahan, sementara peluang emas pada masa injury time juga kembali gagal membuahkan gol.
Persib vs Persebaya di final Piala Presiden 2026. Foto: X/@persib
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tetap tinggi. Rian menunjukkan ketangguhannya dengan menggagalkan serangan Persib pada menit ke-50.
Persebaya sempat mengancam melalui sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-62, tetapi masih bisa disapu pemain Persib. Sementara itu, tendangan bebas Risto Mitrevski di menit ke-83 hanya melayang tipis di atas mistar gawang.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada extra time, Persebaya kembali memperoleh peluang emas melalui sundulan Miguel Pereira pada menit ke-91. Namun, bola hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang Persib.
Persebaya membalas lewat tendangan bebas Jefferson pada menit ke-108, tetapi masih mampu ditepis kiper Persebaya.
Drama terjadi pada menit ke-112 ketika wasit meninjau VAR untuk memeriksa pelanggaran Mariano Peralta terhadap Rivera. Hasil tinjauan membuat Peralta diganjar kartu merah sehingga Persib harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain.
Baca Juga :
Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Antisipasi Konvoi BobotohPersebaya berhasil menjadi juara Piala Presiden usai dua dari tujuh pemain Persib, Uilliam Barros dan Hamra Hehanusa gagal mengeksekusi pemain. Sementara dari tujuh penendang Persebaya hanya Yuran Fernandes yang gagal menyarangkan bola.





Komentar (0)