Menhub Sebut Investor Cina dan Rusia Minat Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengatakan ada investor dari Rusia dan Cina yang menyatakan minat untuk menanam modal di proyek pembangunan jaringan kereta api Trans Kalimantan atau Trans Kalimantan Railway.

Dudy mengatakan Kemenhub telah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pengembangan jaringan kereta api Trans Sumatera dan Trans Kalimantan. Kementerian telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyiapkan peta jalan sebagai dasar penawaran proyek kepada investor.

“Saya melihat sepertinya kalau Trans Sumatera logistiknya KAI yang lebih berminat untuk mengembangkan. Kalau di Kalimantan sepertinya Cina maupun Rusia yang berminat,” kata Dudy di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (6/8).

Ia menjelaskan situasi saat ini bahwa pembangunan Trans Sumatera memiliki peluang lebih cepat terwujud karena sebagian jalur kereta telah tersedia dan tinggal disambungkan. Sebaliknya, pembangunan Trans Kalimantan membutuhkan investasi lebih besar karena seluruh jaringan harus dibangun dari awal.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyampaikan bahwa pemerintah telah menjajaki minat investasi dengan sejumlah pihak, sembari masih menunggu hasil perhitungan kelayakan bisnis dari para calon investor sebelum menerima proposal resmi.

Dudy mengatakan komunikasi dengan investor telah berlangsung dan masing-masing pihak masih menghitung potensi investasi proyek tersebut. “Sudah kami jajaki dengan investor dalam negeri maupun dengan luar negeri, di antaranya Cina dan Rusia sudah kami jajaki,” kata Dudy.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menargetkan pembangunan jaringan kereta api nasional baru di Pulau Sumatera dan Kalimantan melalui proyek Trans Sumatera Railway dan Trans Kalimantan Railway.

Prabowo menginginkan jaringan kereta api di Sumatera terhubung dari Bakauheni di Provinsi Lampung hingga Provinsi Aceh. Ia menyampaikan hal itu saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah pada Kamis (30/7).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menugaskan PT KAI bersama Kemenhub untuk menyiapkan dan merealisasikan pembangunan jaringan kereta api lintas pulau tersebut.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga meminta keduanya untuk membangun jaringan kereta api di Pulau Kalimantan. Ia menilai pembangunan infrastruktur transportasi dan logistik perlu dilakukan secara merata karea Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah luas. "Habis Trans Sumatera nanti Trans Kalimantan kalau bisa bersamaan kita mulai. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur," kata Prabowo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Roket SpaceX Elon Musk Tabrak Bulan Hingga Bikin Kawah Baru, Berbahayakah Bagi Bumi?
• 15 jam lalu
0
thumb
Menhub Targetkan Perpres Perlindungan Ojol Terbit Sebelum 17 Agustus
• 6 jam lalu
0
thumb
Kinerja Industri Alas Kaki Masih Positif, Bisa Serap 966.147 Tenaga Kerja
• 5 jam lalu
0
thumb
Ultimatum Sudaryono Tertibkan Dapur MBG Bermasalah
• 19 jam lalu
0
thumb
Viral Pramusapa TransJ Dampingi Penumpang Disabilitas, Pramono Beri Apresiasi
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.