Polda Jawa Barat turut membantu pengusutan kasus tewasnya Sumarna, seorang petugas keamanan (sekuriti) di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
"Perkembangan kasus di Purwakarta, dari tim Polda telah melakukan back up. Memang untuk kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan saat memberikan keterangan, Kamis (6/8).
Ia menjelaskan, penyidik masih membutuhkan tambahan keterangan dari sejumlah saksi untuk memperkuat alat bukti. Hingga saat ini, jumlah saksi yang telah diperiksa mencapai lebih dari 30 orang.
"Masih perlu banyak penambahan saksi-saksi yang saat ini sudah mencapai 30-an orang," ujarnya.
"Kami sampaikan bahwa ini merupakan suatu PR buat kita untuk bisa segera mengungkap. Kami akan lakukan secara profesional dan terus berusaha dengan keras agar kasus ini bisa terungkap," lanjut Hendra.
Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di kawasan Waduk Jatiluhur dalam kondisi tangan terborgol dan tenggelam. Polisi hingga kini masih mendalami motif serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Polda Jabar juga telah menerjunkan tim untuk membantu Polres Purwakarta mengumpulkan bukti dan mempercepat proses penyelidikan.
Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik turut mendalami berbagai informasi yang berkembang di masyarakat guna memastikan setiap petunjuk dapat diverifikasi.
Hendra meminta masyarakat bersabar dan tidak berspekulasi terkait kasus tersebut. Ia memastikan kepolisian akan menyampaikan perkembangan penyidikan apabila telah mendapatkan hasil yang dapat dipublikasikan.






Komentar (0)