JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyatakan, pemerintah akan terus memulihkan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh yang terdampak bencana banjr dan longsor pada 2025 lalu.
“Pemerintah terus bekerja secara optimal untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh,” kata Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Gibran menyebutkan, ia mengunjungi Aceh pada Kamis (6/8/2026) hari ini untuk memantau perkembangan penanganan pascabencana yang sedang berjalan, sekaligus mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Baca juga: Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Jembatan Lumut Aceh, Warga Curhat Belum Punya Rumah Pascabencana
Mantan wali kota Solo ini menyadari, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan tantangan yang perlu terus dibenahi.
Oleh karena itu, Gibran terbuka terhadap setiap aspirasi, masukan, maupun kritik yang konstruktif agar setiap langkah pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, dia mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan.
“Semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai adalah tanggung jawab negara. Pemerintah akan terus mengawal penyelesaiannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar dia.
Baca juga: Wapres Gibran Jajal Motor Listrik Lokal Tangkas X7 New
Gibran ke AcehSebelumnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kampung Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Kamis (6/8/2026).
Pada kesempatan itu, Gibran melihat langsung proses revitalisasi jalan dan jembatan serta Krueng atau Sungai Jambo Aye di kampung tersebut.
Setelah mendarat dengan helikopter kepresidenan di Lapangan Sepak Bola Lumut, Gibran beserta rombongan mendengarkan langsung presentasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Mulyadi, tentang perkembangan Penanganan Tanggap Darurat di sejumlah titik mulai dari Uning-BTS Gayo Lues, termasuk revitalisasi Jembatan Lumut yang menghubungi Takengon-Gayo Lues.
Setelah mendengarkan penjelasan Mulyadi, Gibran mendengarkan penjelasan dari Bupati/Wakil Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga dan Muchsin Hasan.
Putra dari Presiden ketujuh RI Joko Widodo itu kemudian melihat langsung kondisi sungai di sekitar Jembatan Lumut, termasuk sejumlah rumah warga yang terdampak bencana banjir dan longsor Sumatera yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)