Emil Dardak Belum Aman di Musda Demokrat Jatim, Pengamat Ungkap Syarat Jadi Ketua

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menghangat.

Meski jadwal pelaksanaan Musda telah diumumkan, arah kepemimpinan Demokrat Jatim ke depan masih menjadi tanda tanya.

BACA JUGA: Demokrat Surabaya Buka Suara, Ini Alasan Dukung Emil Dardak Kembali Memimpin

Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai belum ada jaminan pengurus yang saat ini menjabat akan kembali mendapatkan mandat memimpin Demokrat Jawa Timur.

Menurut Surokim, posisi Demokrat sebagai partai menengah membuat tantangan politik ke depan tidak mudah.

BACA JUGA: Dapat Dukungan Pimpin Demokrat Jatim Lagi, Begini Respons Emil

Terlebih, secara nasional Demokrat kini menjadi bagian dari pemerintahan sehingga partai tersebut dinilai tidak bisa terlalu mengandalkan efek elektoral atau coattail effect dari pasangan calon presiden.

“Risiko sebagai partai tengah, Demokrat Jatim memang harus waspada dan bekerja super keras. Apalagi sekarang secara makro politik nasional Demokrat menjadi bagian dari pemerintah. Sulit rasanya mendapat coattail effect dari Pemilu maupun Pilpres,” kata Surokim, Kamis (6/8).

BACA JUGA: Demokrat Siapkan Emil Dardak Maju Sebagai Calon Gubernur pada Pilgub Jatim

Karena itu, Demokrat dinilai harus bekerja lebih keras mempertahankan basis pemilih tradisional sekaligus membuka peluang mendapatkan pemilih baru.

Salah satu ceruk pemilih yang dinilai penting adalah kalangan Generasi Z.

“Demokrat harus berjuang sendiri merawat basis pemilihnya dengan baik, mengandalkan pemilih loyal agar tidak hilang, sembari terus membuka peluang merebut ceruk pemilih baru dari Gen Z,” ujarnya.

Surokim menilai tantangan tersebut bukan perkara mudah. Bahkan, apabila Demokrat mampu mempertahankan jumlah kursi yang dimiliki saat ini di DPRD Jawa Timur pada Pemilu mendatang, hal itu sudah menjadi pencapaian tersendiri.

“Menurut saya itu tantangan yang tidak mudah. Perlu bekerja super keras. Bisa mempertahankan raihan kursinya saat ini di DPRD Jatim itu sudah bagus dan prestatif,” tegasnya.

Di sisi lain, Surokim melihat Musda Demokrat Jatim memiliki gengsi politik tersendiri.

Menurut dia, Jawa Timur merupakan daerah asal Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta keluarganya. Karena itu, keputusan DPP Partai Demokrat terkait arah Musda dan kepemimpinan di Jawa Timur dinilai memiliki pengaruh besar.

“Pertarungan Demokrat di Jawa Timur ini gengsinya tinggi karena Pak SBY dan keluarga berasal dari Jawa Timur. Saya yakin kalau tidak mendapat restu Cikeas akan sulit. Sinyal dari DPP yang akan menentukan kapan Musda Demokrat Jatim digelar,” katanya.

Surokim juga menegaskan posisi pengurus Demokrat Jatim saat ini belum otomatis aman untuk kembali memimpin.

Menurut dia, terdapat sejumlah faktor yang akan menentukan siapa figur yang mendapat mandat untuk memimpin partai berlambang mercy tersebut.

“Belum ada jaminan pengurus yang ada saat ini aman. Pertama, pengurus harus memiliki restu dari DPP dan Cikeas. Kedua, harus mendapat dukungan dari DPC-DPC, serta sejalan dengan arahan DPP dan menunjukkan kerja keras untuk partai,” ujarnya.

Dia menambahkan, calon pemimpin Demokrat Jawa Timur ke depan harus memiliki sejumlah modal politik.

Di antaranya loyalitas terhadap partai, komunikasi yang harmonis dengan struktur di bawah, kepercayaan DPP, serta eksistensi yang kuat di ruang publik.

“Intinya, Demokrat perlu sosok yang bekerja keras, memiliki perhatian besar terhadap partai, harmonis dengan DPC di akar rumput, disukai DPP dan Cikeas, serta tetap eksis dan dikenal publik. Itu menjadi modal penting menghadapi kontestasi politik ke depan,” pungkas Surokim.

Pengurus inti DPD Partai Demokrat Jawa Timur saat ini dipimpin Emil Elestianto Dardak sebagai ketua.

Emil didampingi Mugianto alias Kang Obeng sebagai Plt Sekretaris dan dr Agung Mulyono sebagai bendahara. (mcr12/jpnn)


Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alexander Zverev Tersingkir di Laga Perdana ATP Masters 1000 Montreal Usai Dikalahkan Tallon Griekspoor
• 2 jam lalu
0
thumb
Dewa United Rekrut Winger Brasil Carlos Lury
• 21 jam lalu
0
thumb
Ramalan Keuangan Shio 7 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi
• 3 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Kebut Penataan Penerima MBG di Wilayah 3T, Zulhas: Kelar Minggu Ini
• 2 jam lalu
0
thumb
Arab Saudi Tawarkan Kepemilikan Bandara Madinah ke Danantara
• 47 menit lalu
0
Berhasil disimpan.