CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Duka menyelimuti sepak bola Thailand setelah pemain muda FC Yala, Safwan Awae, meninggal dunia akibat tersambar petir saat menjalani pertandingan Golok FA Cup 2026 di Stadion Santiphap, Distrik Su-ngai Kolok, Narathiwat, Selasa (4/8).
Winger berusia 24 tahun itu mengembuskan napas terakhir meski sempat mendapat penanganan medis intensif di rumah sakit.
Insiden tragis tersebut terjadi ketika pertandingan berlangsung di tengah cuaca buruk yang disertai hujan deras dan petir.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan kilatan petir menyambar area lapangan sebelum sejumlah pemain langsung terjatuh.
Pertandingan pun dihentikan, sementara petugas medis dan layanan darurat bergegas mengevakuasi para korban.
Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi Safwan tidak dapat diselamatkan meski tim medis telah berupaya memberikan pertolongan.
Selain korban meninggal, sedikitnya 12 orang dilaporkan mengalami luka, termasuk beberapa pemain yang menderita cedera akibat sambaran petir dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Safwan merupakan pesepak bola kelahiran 2002 yang baru bergabung dengan FC Yala, klub yang berkompetisi di Thai League 3 wilayah selatan.
Kepergiannya memicu gelombang belasungkawa dari klub, rekan setim, hingga pecinta sepak bola Thailand.
FC Yala melalui pernyataan resminya menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum dan mengenang Safwan sebagai sosok pemain yang berdedikasi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penerapan protokol keselamatan dalam penyelenggaraan pertandingan olahraga di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Thailand saat ini masih berada dalam musim hujan yang kerap disertai badai petir, sehingga penghentian pertandingan ketika terdeteksi aktivitas petir dinilai krusial untuk melindungi keselamatan pemain, ofisial, dan penonton.





Komentar (0)