JAKARTA, DISWAY.ID - Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap temuan baru dalam penyelidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) yang jasadnya ditemukan dalam karung di kawasan Pancoran Mas, Depok.
Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan hasil pemeriksaan telepon genggam milik tersangka Saepullah, penyidik menemukan bahwa pria tersebut tergabung dalam sebuah grup komunitas sesama jenis.
Temuan itu diperoleh setelah polisi memeriksa barang bukti digital dan mencocokkannya dengan keterangan para saksi.
BACA JUGA:Polisi Tetapkan S Tersangka Pembunuhan dan Mutilasi di Depok, Motif Ingin Kuasai Harta Korban
"Update hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay)," katanya kepada awak media, Kamis 6 Agustus 2026.
Meski demikian, Dimitri menegaskan temuan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidikan.
Polisi belum menyimpulkan bahwa keanggotaan tersangka dalam grup tersebut menjadi motif pembunuhan.
BACA JUGA:Kronologi Mutilasi di Depok, Berawal Kenalan di Sosmed dan Ketemuan di Kontakan
Justru, berdasarkan hasil penyidikan sementara, polisi menemukan dugaan kuat bahwa pembunuhan telah direncanakan sejak awal agar pelaku dapat menguasai harta benda milik korban.
"Untuk terjadi perencanaannya karena pelaku ingin melakukan pencurian motor dan barang-barang milik korban. Untuk menguasai barang milik korban, ada niat untuk membunuh korban," ujarnya.
Atas dasar alat bukti yang telah dikumpulkan, penyidik menetapkan S sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana.
BACA JUGA:Dimutilasi Saepullah, Potongan Kaki Jenazah Kunaefi Dibuang di Aliran Kali Jembatan Serong Depok
"Sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana dan atau pembunuhan Pasal 459 dan atau 458 KUHPidana. Tersangka atas nama S," bebernya.
Di sisi lain, penyidik masih terus memburu sejumlah barang bukti yang belum ditemukan, yakni pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi korban serta potongan kaki korban yang menurut pengakuan tersangka dibuang ke aliran sungai.
"Dalam pencarian," paparnya.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)