Indosat Bidik Gamer Jadi Mesin Pertumbuhan Pengguna 5G, Gandeng HoYoverse

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mulai menjadikan komunitas gim sebagai salah satu sasaran utama untuk memperluas adopsi layanan 5G. Salah satu strategi yang dilakukan kolaborasi dengan HoYoverse dalam penyelenggaraan HoYo FEST 2026 Indonesia.

Gelaran yang dihelat pda 30 Juli hingga 2 Agustus itu tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para penggemar gim, tetapi juga etalase kemampuan jaringan 5G Indosat dalam menghadirkan pengalaman digital berlatensi rendah.

Melalui acara yang berlangsung di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Indosat menawarkan berbagai pengalaman berbasis jaringan 5G, mulai dari bermain gim tanpa hambatan hingga berbagi konten secara real-time.

Indosat menilai kebutuhan komunitas gim terhadap koneksi yang cepat dan stabil menjadi peluang untuk mendorong pemanfaatan layanan 5G secara lebih luas.

"Bersama HoYoverse, kami ingin menciptakan pengalaman online dan offline yang imersif bagi komunitas game di Indonesia. Melalui IM3 dan Tri, kami ingin Indosat 5G menjadi bagian dari cara para gamer menikmati hobi mereka," kata Director and Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Apoorva Mehratra dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (5/8).

Menurutnya, Indosat tidak hanya ingin menyediakan jaringan yang mendukung permainan gim lebih lancar, tetapi juga memungkinkan pengguna tetap terhubung. Khususnya saat melakukan live streaming, membuat konten, maupun membagikan pengalaman secara langsung tanpa gangguan koneksi.

Indosat menyebut kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan bersama HoYoverse dalam mendukung pertumbuhan ekosistem gim dan industri kreatif di Indonesia.

Jakarta menjadi satu dari enam kota di Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah HoYo FEST 2026. Indosat memanfaatkan momentum meningkatnya minat masyarakat terhadap gim untuk memperkenalkan kemampuan jaringan 5G sekaligus mendorong adopsi layanan di kalangan pengguna dengan kebutuhan konsumsi data yang tinggi.

Indosat Siap Ekspansi 5G

Indosat pada tahun ini juga menambah alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini sekitar 77% setelah memenangkan lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz pada tahun ini.

"Kami juga meningkatkan panduan belanja modal (capex). Semula kami mengalokasikan Rp 13 triliun, kini meningkat menjadi Rp 23 triliun,” kata Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha dalam konferensi pers paparan kinerja semester I 2026, dikutip Selasa (4/8).

Vikram menjelaskan, tambahan investasi sebesar Rp 10 triliun tersebut sepenuhnya akan dialokasikan untuk pengembangan jaringan 5G. Ini sekaligus mendukung kemenangan Indosat dalam lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang diumumkan pada 10 Juli 2026.

Menurutnya, tambahan spektrum pada pita frekuensi tersebut menjadi fondasi baru bagi pertumbuhan bisnis Indosat. Perusahaan akan memanfaatkan spektrum tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan.

"Kami sangat disiplin dalam memperoleh spektrum yang memang kami butuhkan, dan kini fokus kami adalah memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh hampir 100 juta pelanggan kami," ujarnya,

Vikram mengatakan perusahaan akan memanfaatkan tambahan spektrum tersebut untuk memperkuat identitas digital pelanggan, mempercepat pembangunan infrastruktur digital, serta meningkatkan kualitas pengalaman pengguna. Sebelum memanangkan lelang frekuensi tahun ini,

Indosat memiliki spektrum sebesar 135 MHz. Setelah memperoleh tambahan 20 MHz pada pita 700 MHz dan 60 MHz pada pita 2,6 GHz, total spektrum Indosat meningkat menjadi 215 MHz atau sekitar 30,2% dari total spektrum seluler nasional. Pada seleksi pita 2,6 GHz, Indosat menempati peringkat kedua setelah Telkomsel.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gandeng China, Pemerintah Siapkan Madura Jadi Magnet Investasi Baru
• 1 jam lalu
0
thumb
Kapok Dikuras Tenaganya, Ini Rencana Dokter Tifa usai Putuskan Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi
• 10 jam lalu
0
thumb
KPK Sita Uang SGD 8.500 dari Hasil Geledah Kantor Imigrasi Jaksel
• 27 menit lalu
0
thumb
Harga Pangan Hari Ini 6 Agustus 2026: Cabai Rawit Rp59.150 per Kilogram hingga Telur Ayam Ras Rp29.550 per Kilogram
• 7 jam lalu
0
thumb
Amran Temukan Beras Fortifikasi Abal-abal Harganya Tembus Rp 42.000/Kg
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.