Infantino Disebut Mau Sogok Maroko Demi Dukungan di Pilpres FIFA

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden FIFA Gianni Infantino. (AP/Alessandra Tarantino/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan menawarkan hak menjadi tuan rumah laga final Piala Dunia 2030 kepada Maroko sebagai imbalan atas dukungan terhadap pencalonannya kembali sebagai presiden FIFA. Kabar tersebut muncul di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Infantino menyusul kontroversi rencana penjualan sebagian kepemilikan komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Melansir Forbes dari laporan The Times, Infantino meminta pemerintah Maroko mengeluarkan pernyataan resmi yang mendukung pencalonannya dalam pemilihan presiden FIFA mendatang. Langkah itu disebut dilakukan karena sejumlah sekutu penting mulai menjauh, termasuk Arab Saudi yang hingga kini belum memberikan dukungan terbuka.

Baca: Legenda Portugal Luis Figo Desak Infantino Mundur dari FIFA

Laporan tersebut juga menyebut Infantino menggelar pertemuan darurat dengan sejumlah pejabat penting FIFA di Maroko pekan ini untuk menyelamatkan peluangnya mempertahankan kursi presiden.

Sumber anonim yang dikutip The Times mengatakan Infantino menjanjikan laga final Piala Dunia 2030 akan digelar di Stadion Hassan II di Casablanca. Stadion berkapasitas sekitar 115.000 penonton itu saat ini masih dalam tahap pembangunan dan diproyeksikan menjadi salah satu stadion terbesar di dunia.

Dukungan terhadap Infantino dilaporkan terus menurun setelah gagasannya menjual hingga 20% kepemilikan komersial Piala Dunia kepada investor swasta memicu gelombang penolakan.

Baca: Terungkap Tanggal Pernikahan Ronaldo-Georgina, Di Sini Lokasinya

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Asosiasi Sepak Bola Wales, serta sejumlah federasi lain disebut tidak lagi mendukung pencalonannya. Penolakan semakin menguat setelah Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) memutuskan memboikot seluruh kompetisi FIFA menyusul kegagalan rencana tersebut.

Meski demikian, FIFA belum memberikan tanggapan resmi atas laporan The Times.

Piala Dunia 2030 dijadwalkan digelar bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko. Sementara tiga pertandingan pembuka akan dimainkan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai bagian dari perayaan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.


Baca: Dukcapil Ungkap Nama Unik Warga RI: Nobita, Naruto hingga Taylor Swift

Di sisi lain, Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Rafael Louzán tetap optimistis partai final akan berlangsung di negaranya. Awal tahun ini ia menegaskan Spanyol akan menjadi pemimpin penyelenggaraan Piala Dunia 2030 dan laga final akan dimainkan di sana.

Pada musim panas ini, Louzán kembali menyatakan tidak melihat alasan apa pun yang membuat Spanyol gagal menjadi tuan rumah partai puncak turnamen tersebut.

Infantino Diterpa Tekanan

Pemilihan Presiden FIFA berikutnya dijadwalkan berlangsung di Maroko pada Maret 2027. Jika kembali terpilih, Infantino akan menjalani masa jabatan keempat sekaligus yang terakhir sesuai ketentuan organisasi.

Kontroversi bermula dari usulan Infantino untuk menjual hingga 20% hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta dengan potensi nilai sekitar US$4,2 miliar atau sekitar Rp68,7 triliun (asumsi kurs Rp16.350 per dolar AS).

Rencana itu menuai kritik karena dinilai mengancam status FIFA sebagai organisasi nirlaba dan berpotensi membuat kepentingan komersial investor lebih diutamakan dibanding perkembangan sepak bola.

Chief Operating Officer FIFA Kevin Lamour bahkan menyebut staf FIFA "disesatkan" oleh minimnya transparansi terkait rencana tersebut dan menggambarkannya sebagai proyek yang dijalankan oleh "satu orang".

Sejumlah konfederasi dan federasi sepak bola juga telah mengisyaratkan akan menolak usulan tersebut. Selain itu, desakan agar Infantino mundur dari jabatannya terus bermunculan, termasuk dari mantan bintang Luís Figo serta Perdana Menteri Inggris Andy Burnham.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Cuan Bisnis Apparel Olahraga Saat Warga RI Doyan Lari-Main Bola

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Politikus Muslim AS Abdul el-Sayed Menangkan Pemilu Pendahuluan, Buka Peluang jadi Senator
• 7 jam lalu
0
thumb
Praperadilan Roy Suryo Soal Ganti Rugi Kandas, Hakim Sebut Gugatan Cacat Formil
• 2 jam lalu
0
thumb
PSSI Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Pimpin FIFA, Erick Thohir Ungkap Alasannya
• 54 menit lalu
0
thumb
Menkeu Purbaya Sebut Pengambilalihan 60 Persen Saham KCIC Tak Langsung Bebani APBN, Begini Skemanya
• 3 jam lalu
0
thumb
Kecelakaan di Cilegon, Suzuki Every Tabrak Honda Brio dan Beton Pembatas Jalan
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.