Pantau - Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama jajaran pimpinan MPR RI berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, sebagai rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menegaskan pentingnya menjaga persatuan sebagai kekuatan bangsa.
Ziarah Hormati Jasa Pendiri BangsaAhmad Muzani bersama para Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, dan A.M. Akbar Supratman mengikuti pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin KH Muhtar Lubi atau Gus Lubi.
Rombongan juga meninjau Perpustakaan Proklamator Bung Karno serta mengunjungi Istana Gebang, rumah orang tua Bung Karno di Kota Blitar.
Muzani mengatakan ziarah tersebut merupakan tradisi MPR RI untuk mengenang jasa para pendiri bangsa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.
"Tahun lalu kami berkunjung ke Rengasdengklok sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan. Tradisi baik ini akan terus kami pertahankan. Insya Allah pada hari Jumat nanti kami juga akan berziarah ke makam Bung Hatta," ungkapnya.
Ia menegaskan Bung Karno merupakan tokoh sentral dalam sejarah Indonesia sebagai proklamator, penggagas Pancasila, dan peletak fondasi kehidupan berbangsa serta bernegara.
"Kita bersyukur atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini. Kemerdekaan itu merupakan hasil perjuangan para pendiri bangsa, terutama Sang Proklamator Republik Indonesia. Karena itu hari ini kita berziarah ke makam beliau, Presiden pertama Republik Indonesia, penggagas Pancasila, serta tokoh yang telah meletakkan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Persatuan Jadi Kunci Indonesia MajuMuzani mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati jasa para pahlawan, guru, orang tua, dan pemimpin terdahulu sebagai inspirasi dalam mengisi kemerdekaan.
"Rumah besar Indonesia adalah rumah kita semua. Meski berbeda pandangan, berbeda latar belakang, bahkan berbeda pilihan politik, kita tetap satu keluarga besar bangsa Indonesia. Karena itu kita harus menjaga persatuan, merawat kebersamaan, dan memperkuat semangat gotong royong," katanya.
Menurut Muzani, sejarah membuktikan Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan karena rakyat tetap menjaga persatuan.
"Seberat apa pun ujian yang dihadapi bangsa ini, selama kita tetap bersatu, saling bergandengan tangan, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan, Insya Allah Indonesia akan mampu melewatinya," ungkapnya.
Ia optimistis Indonesia akan menjadi bangsa yang semakin besar, kuat, maju, dan berwibawa apabila seluruh elemen bangsa terus menjaga persatuan di tengah keberagaman.





Komentar (0)