128.000 Orang Ikut "War Ticket" HUT ke-81 RI di Istana, WNI di AS-Rusia Pun Ikutan

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengeklaim antusiasme masyarakat untuk menghadiri rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 mendatang sangat tinggi.

Pada hari pertama pelaksanaan perebutan undangan (war ticket) saja, tercatat sebanyak 128.331 masyarakat mengikuti proses pendaftaran dari 36 provinsi di Indonesia dan 14 negara.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Pada hari pertama kemarin tercatat 128.331 masyarakat mengikuti war ticket, yang tersebar di 36 provinsi, bahkan ada peserta dari mancanegara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia," kata Prasetyo, dalam siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis (6/8/2026).

Baca juga: Pesan Maruf Amin Jelang HUT Ke-81 RI: Hindari Kegaduhan, Fokus Cita-cita Bangsa

Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam perebutan undangan tersebut.

Tingginya minat masyarakat, menurut dia, mencerminkan semangat kebangsaan serta antusiasme untuk turut menyaksikan secara langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendaftar untuk mengikuti war ticket Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta," tutur dia.

Seiring tingginya jumlah pendaftar, Prasetyo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum berhasil memperoleh undangan.

Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah kembali membuka perebutan undangan pada hari ini.

Baca juga: Kuota Undangan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Langsung Ludes pada Hari Pertama War Tiket

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kami mohon maaf kepada masyarakat yang kemarin belum mendapatkan kesempatan memperoleh undangan. Hari ini (6/8/2026) jam 10.00 WIB akan kembali dibuka war ticket. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, masih ada kesempatan untuk mencoba kembali," kata Prasetyo.

Prasetyo pun mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait pelaksanaan perebutan undangan serta mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BNPB Siapkan Opsi Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla di Bromo
• 22 jam lalu
0
thumb
SDN di Srengseng Sawah Jaksel Kebakaran
• 4 jam lalu
0
thumb
Sindir Sarwendah yang Trauma Digeruduk Debt Collector, Ruben Onsu Suruh Mantan Istri Lapor Polisi
• 3 jam lalu
0
thumb
Laporan: Perang Iran Telah Kuras Stok Rudal Jarak Jauh Presisi AS
• 15 jam lalu
0
thumb
Repsol Jadi Mitra Pelumas dalam Program Trade-in di GIIAS 2026
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.