JAKARTA, KOMPAS.TV - Fenomena Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 12 Agustus 2026 dan menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinantikan tahun ini.
Gerhana tersebut akan melintasi sejumlah wilayah di Belahan Bumi Utara, sementara jutaan orang di berbagai negara lainnya dapat menyaksikannya melalui siaran langsung.
Bagi masyarakat Indonesia, fenomena ini memang tidak dapat disaksikan secara langsung karena jalur gerhana tidak melintasi wilayah Indonesia.
Namun, masyarakat tetap bisa mengikuti proses Gerhana Matahari Total melalui live streaming yang akan menayangkan seluruh rangkaian peristiwa secara real time.
Baca Juga: Puncak Hujan Meteor Perseid 2026 Terjadi 12-13 Agustus, Begini Cara Mengamatinya
NASA mengumumkan bahwa siaran langsung Gerhana Matahari Total akan dimulai pada pukul 13.15 EDT pada 12 Agustus 2026.
Jika dikonversikan ke Waktu Indonesia Barat (WIB), siaran tersebut dimulai pada pukul 00.15 WIB, Kamis, 13 Agustus 2026.
Masyarakat dapat menyaksikan siaran langsung tersebut melalui laman resmi NASA Live di https://www.nasa.gov/live.
Gerhana Matahari Total kali ini akan melintasi Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, serta sebagian kecil wilayah Portugal.
Di sepanjang jalur totalitas, Bulan akan menutupi seluruh piringan Matahari sehingga langit berubah gelap selama beberapa menit.
Penulis : Dian Nita Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- gerhana matahari total
- 12 agustus 2026
- jam berapa
- live streaming nasa
- fenomena astronomi






Komentar (0)