Penundaan Pajak Marketplace Jadi Sentimen Positif, IHSG Diprediksi Menguat Lagi

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada Kamis (6/8). Sebelumnya, IHSG berakhir di zona hijau, ditutup menguat 31,53 poin atau 0,50 persen ke 6.351,14 pada perdagangan Rabu (5/8).

Analis Phintraco Sekuritas menilai penguatan pada Rabu (6/8) didorong membaiknya sejumlah indikator ekonomi domestik, meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, serta meningkatnya optimisme investor terhadap kinerja emiten.

Phintraco mencatat, secara teknikal sejumlah indikator juga menunjukkan peluang penguatan IHSG masih berlanjut.

“Beberapa indikator mengindikasikan potensi berlanjutnya penguatan IHSG untuk menguji level 6.370-6.400,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip Kamis (6/8).

Phintraco mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 5,29 persen masih lebih baik dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 5,1 persen.

Selain itu, keputusan pemerintah menunda implementasi pemungutan pajak melalui marketplace yang semula dijadwalkan berlaku efektif pada Agustus 2026, dinilai turut menjadi sentimen positif bagi pasar.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham seperti ANTM, BRMS, BUMI, KLBF, ENRG, dan PSAB untuk diperhatikan sepanjang Kamis (6/8).

Kemudian, analis MNC Sekuritas melihat penguatan pada Rabu (5/8) masih disertai volume pembelian yang meningkat. Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian awal wave b dari wave (c) dari wave [iv].

“Hal tersebut berarti IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6.403-6.420,” kata MNC Sekuritas melalui risetnya.

Kendati demikian, MNC Sekuritas menyarankan untuk mencermati adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.324 hingga 6.341.

Analis MNC Sekuritas merekomendasikan saham ADRO, ASII, BKSL, dan EXCL untuk diperhatikan sepanjang Kamis (6/8).

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan Keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Head to Head Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF: The Lions Punya Rekor Apik
• 33 menit lalu
0
thumb
Ramai Data Anak Diduga Dicatut di Dapodik, Ini Cara Cek dan Melaporkannya
• 7 jam lalu
0
thumb
Melihat PKL Kerja Bakti, Bupati Lumajang Langsung Ikut Ngepel Alun-alun
• 16 jam lalu
0
thumb
Harga Komoditas: Batu Bara Melemah, Nikel-CPO Kompak Naik
• 1 jam lalu
0
thumb
Ada yang Beda dari Isuzu D-Max di GIIAS 2026
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.