SERANG, KOMPAS.TV- Upaya meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk perikanan skala mikro terus didorong melalui penerapan sistem rantai dingin (cold chain). Salah satu langkah tersebut dilakukan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang dengan memberikan pelatihan kepada
Pelatihan yang digelar pada 16 Juli 2026 itu berfokus pada pemanfaatan ice gel pack sebagai media pendingin selama proses distribusi hasil perikanan, khususnya kerang hijau. Teknologi sederhana tersebut diharapkan mampu menjaga kesegaran produk hingga sampai ke tangan konsumen, sekaligus meningkatkan nilai jual hasil tangkapan nelayan.
Ketua pelaksana kegiatan, Syifa Fajar Maulani, mengatakan masih banyak pelaku usaha perikanan skala mikro yang menghadapi tantangan dalam mempertahankan kualitas produk selama proses pengiriman. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi harga jual maupun kepercayaan konsumen.
Baca Juga: Danau Limboto Menyusut, Hasil Tangkapan Nelayan Menurun hingga Jadi Tempat Wisata | KOMPAS SIANG
"Kami belajar bersama masyarakat dan mengadakan praktik pembuatan ice gel pack yang dapat menjaga kualitas kerang hijau selama proses distribusi," ujar Syifa dalam siaran pers yang diterima Kompas.tv, Rabu (5/8).
Menurut dia, penerapan sistem rantai dingin menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga mutu produk perikanan. Dengan kualitas yang tetap terjaga, peluang produk menembus pasar yang lebih luas juga semakin terbuka.
"Harapan kami, masyarakat, khususnya anggota Koperasi ISM Karya Sinar Bahari, dapat memahami dan menerapkan sistem rantai dingin secara berkelanjutan sehingga kualitas kerang yang diolah tetap terjaga dan nilai jualnya meningkat," katanya.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengangkat tema "Model Pemberdayaan Koperasi Nelayan Berbasis Cold Chain Logistics dalam Mendukung Ekspansi Distribusi Produk Perikanan Skala Mikro".
Selain Syifa, kegiatan juga melibatkan dosen Program Studi Logistik Kelautan UPI Kampus Serang, Wenny Ananda Larasati dan Yulda, bersama delapan mahasiswa dari Program Studi Logistik Kelautan serta Pendidikan Kelautan dan Perikanan. Sebanyak 14 anggota dan karyawan Koperasi ISM Karya Sinar Bahari mengikuti pelatihan yang diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman peserta mengenai distribusi rantai dingin.
Baca Juga: Nelayan Karawang Temukan Ceceran Minyak Mentah di Laut Utara | KOMPAS SIANG
Penulis : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- universitas pendidikan indonesia upi
- nelayan
- pelatihan
- rantai dingin
- kerang hijau






Komentar (0)