Madrid Tolak Berikan Gaji Sama dengan Mbappe kepada Vinicius, Tawaran Akhir Rp495 Miliar

harianfajar
14 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MADRID—Menurut Cadena SER, Real Madrid tetap teguh dalam negosiasi kontrak dengan Vinicius Jr. dan tidak bersedia menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di klub, meskipun pembicaraan mengenai kesepakatan baru terus berlangsung.

Kebuntuan ini telah terjadi selama lebih dari satu tahun. Laporan sejak tahun 2025 menunjukkan bahwa pemain asal Brasil itu menginginkan kontrak yang sebanding dengan milik Kylian Mbappe, sementara Real Madrid bertekad untuk tidak mengubah struktur gaji mereka.

Meskipun diskusi telah dimulai kembali, kesenjangan antara kedua belah pihak masih cukup besar, dan Arsenal terus memantau situasi ini dengan cermat.

Real Madrid meningkatkan tawaran, namun menetapkan batas maksimal

Selama proses negosiasi, Real Madrid secara bertahap telah memperbaiki tawaran mereka.

Sebelumnya, Vinícius menerima gaji sekitar €18 juta per musim berdasarkan kontraknya saat ini.

Klub awalnya menaikkan tawaran menjadi €20 juta, kemudian meningkatkannya lagi menjadi €22 juta per tahun dalam usulan perpanjangan kontrak yang berlaku hingga 2031.

Bonus terkait performa—yang dikaitkan dengan pencapaian seperti menjuarai Liga Champions, LaLiga, atau memenangkan Ballon d’Or—dapat meningkatkan nilai total paket gaji tersebut menjadi sekitar €24 juta per tahun.

Namun, pihak klub telah menegaskan bahwa mereka tidak akan melampaui angka-angka tersebut.

Sementara itu, Vinicius dikabarkan menginginkan gaji sekitar €30 juta per musim, sebuah permintaan yang telah ditolak oleh Real Madrid.

Gaji Mbappe tetap tak tertandingi

Salah satu prioritas klub adalah menjaga hierarki gaji internal mereka.

Real Madrid tidak berniat memberikan kontrak kepada Vinicius yang menyamai atau melampaui pendapatan Mbappe—yang nilainya tinggi karena adanya bonus penandatanganan kontrak yang ia terima saat bergabung sebagai pemain bebas transfer.

Dengan demikian, pemain internasional Brasil tersebut akan tetap berada di bawah penyerang asal Prancis itu dalam struktur gaji klub jika ia memperbarui kontraknya. Prinsip tersebut tidak berubah sepanjang negosiasi berlangsung.

Faktor pribadi juga memengaruhi situasi ini

Negosiasi kontrak tidak hanya berkisar pada masalah finansial.

Laporan menyebutkan bahwa Vinicius merasa frustrasi dengan beberapa aspek pengalamannya di sepak bola Spanyol, termasuk kritik dari sebagian kalangan media dan perlakuan tidak bersahabat dari segelintir pendukung.

Ia juga masih sangat terpengaruh oleh perlakuan rasis yang dialaminya selama berkarier di Spanyol, sebuah masalah yang berdampak besar secara pribadi baginya.

Meskipun hal-hal tersebut tidak menjadi penentu tunggal hasil negosiasi, semua itu merupakan bagian dari konteks yang lebih luas terkait salah satu drama kontrak terbesar musim panas ini.

Negosiasi terus berlanjut

Terlepas dari kebuntuan saat ini, baik Real Madrid maupun Vinicius masih memiliki waktu untuk mencapai kesepakatan.

Dikutip dari Madrid Universal, klub tetap berkomitmen untuk memperpanjang kontrak pemain asal Brasil tersebut, namun hanya dalam batasan kerangka finansial yang telah mereka tetapkan.

Sementara itu, Vinicius harus memutuskan apakah akan menerima persyaratan tersebut atau terus menjajaki alternatif lain yang tersedia baginya, dengan Arsenal tetap menjadi tujuan potensial yang paling sering dikaitkan dengannya. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK: Pejabat di Kemenhut Terima Uang SGD12.500 dari Pemkab Kuansing!
• 16 jam lalu
0
thumb
Menkes Ungkap Temuan Bakteri Pada Kasus Keracunan MBG Papua & Semarang
• 1 jam lalu
0
thumb
Gagal Hindarkan Timnas Indonesia dari Kekalahan, Thom Haye Disindir Media Vietnam
• 3 jam lalu
0
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Gelar Program PEKA Batch II, Dorong Peserta JHT Bangun Usaha Mandiri
• 18 jam lalu
0
thumb
Ada Game Klasik yang Hadir di Nintendo Switch 2, Nostalgia Lama Kini Hadir dengan Pengalaman Bermain yang Lebih Modern
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.