jpnn.com - BANTEN - Anggota Komisi II DPR RI Jazuli Juwaini bersama Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Banten Horison Mocodompis, Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Kota Cilegon, serta jajaran ATR/BPN, turun langsung ke lapangan mengawal pelaksanaan program strategis Kementerian ATR/BPN di wilayah Banten.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi program strategis Kementerian ATR/BPN, yang dihadiri organisasi kemasyarakatan, pimpinan pesantren dan madrasah, serta tokoh masyarakat.
BACA JUGA: Atria Hotel Magelang Optimalkan Layanan Digital untuk Tingkatkan Okupansi
Selanjutnya, dilakukan penyerahan langsung sertifikat tanah gratis melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat, serta penyerahan sertifikat tanah wakaf di sejumlah titik di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.
Jazuli menyampaikan apresiasi tinggi dan mendukung Program PTSL, serta gerakan percepatan sertifikasi tanah wakaf Kementerian ATR/BPN khususnya di wilayah Banten.
BACA JUGA: Warga Kwini 8 Tagih Kepatuhan Kodam Jaya pada Surat Penangguhan BPN
“Ini langkah luar biasa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan umat. Dengan kepastian hak atas tanah, masyarakat memiliki perlindungan hukum yang kuat sekaligus dapat mendorong aktivitas ekonomi menjadi semakin produktif," kata legislator dari Daerah Pemilihan II Banten itu.
Jazuli yang juga ketua umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar ini mengatakan sertifikasi tanah tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan aset secara lebih optimal.
BACA JUGA: Jateng Jadi Provinsi dengan Sertifikasi Tanah Wakaf Tertinggi Nasional
Menurut dia, percepatan sertifikasi tanah wakaf menjadi bagian penting dalam menjaga aset umat agar terlindungi secara hukum dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara DPR RI dan Kementerian ATR/BPN, pelaksanaan Program PTSL dan percepatan sertifikasi tanah wakaf di Provinsi Banten diharapkan terus berjalan optimal sehingga makin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. (boy/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi





Komentar (0)