Hujan Buatan Jadi Harapan saat Kemarau Berkepanjangan

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kemarau telah memicu kekeringan di berbagai daerah di Indonesia. Kini, hujan buatan menjadi salah satu harapan untuk mengatasi kekeringan.

Dirangkum detikcom, Rabu (5/8/2026), BMKG telah mengeluarkan peringatan soal potensi kekeringan akibat kemarau dan El Nino.

BMKG memprediksi puncak musim kemarau terjadi pada Agustus hingga September 2026. BMKG memprediksi sebagian besar wilayah di Pulau Jawa, Bali hingga Kalimantan bagian selatan menjadi daerah dengan potensi kekeringan tertinggi.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengatakan curah hujan di wilayah-wilayah tersebut masih berada di bawah normal hingga awal Oktober. Kondisi itu membuat potensi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga krisis air bersih harus diantisipasi.

"Wilayah dengan potensi kekeringan tertinggi pada puncak kemarau Agustus-September 2026 adalah sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan, serta Sulawesi bagian selatan. Daerah-daerah ini diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal hingga awal Oktober sebelum hujan mulai kembali masuk," kata Guswanto.




(haf/fas)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bukan Cuma Warga Indonesia, WNA 14 Negara Ikut Berburu War Tiket HUT RI ke-81 di Istana Merdeka
• 58 menit lalu
0
thumb
Penduduk Miskin RI Turun, Tapi di Aceh, Bali-Papua Malah Naik
• 19 jam lalu
0
thumb
Brussels perpanjang status waspada kekeringan
• 12 jam lalu
0
thumb
Harga Pakan Melambung, Peternak Ayam di Solo Gelar Aksi Protes
• 14 jam lalu
0
thumb
Misteri Kematian Sutrimo, Pitra Romadoni Sebut Banyak Kejanggalan
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.