Pemulihan Pasca Bencana Bikin Pasokan Semen di Aceh Langka, SIG (SMGR) Turun Tangan

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Indrieffouny berharap dapat memastikan secara langsung setiap hambatan yang ada di lapangan, agar dapat segera diidentifikasi dan kemudian diselesaikan.

Pemulihan Pasca Bencana Bikin Pasokan Semen di Aceh Langka, SIG (SMGR) Turun Tangan (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah bersama berbagai pihak terkait terus menggenjot proses pemulihan pasca terjadinya bencana hidrometeorologi di Aceh, pada November 2025 lalu.

Langkah tersebut dilakukan dengan memaksimalkan program pembangunan, baik untuk infrastruktur pemerintah, kawasan pemukiman masyarakat, dan berbagai fasilitas publik lainnya.

Baca Juga:
SIG (SMGR) Bubarkan Cicit Usaha SMCB Lewat Proses Likuidasi

Kondisi tersebut pada akhirnya turut menghadirkan konsekuensi logis di lapangan, berupa mulai langkanya ketersediaan pasokan semen di kawasan paling barat Indonesia tersebut.

"Karena itu, kami dari SIG (PT Semen Indonesia (Persero) Tbk/SMGR) terus mempercepat langkah penanganan ketersediaan pasokan semen di Aceh melalui optimalisasi produksi dan distribusi dalam jaringan SIG Group," ujar Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, dalam keterangan resminya, saat kunjungan kerja ke Aceh, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga:
Dorong Investasi Berkelanjutan, Insight Investments Management (PT IIM) Perkuat Implementasi ESG

Kehadiran Indrieffouny di Aceh, oleh manajemen SIG, disebut sengaja dilakukan guna dapat memastikan secara langsung dan faktual terkait ketersediaan pasokan semen yang memang sedang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di sana.

Tak hanya itu, kehadiran Indrieffouny juga sekaligus untuk memimpin koordinasi lapangan, demi memastikan ketersediaan pasokan, sekaligus memitigasi risiko fluktuasi harga yang sempat terjadi di sejumlah wilayah, terkait harga jual akhir yang ada di toko-toko pengecer.

Baca Juga:
Enam Bulan Pertama 2026, SIG (SMGR) Catat Penjualan 18 Juta Ton

Selama kunjungan di Aceh, Indrieffouny juga meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga, termasuki mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik, serta memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen untuk mempercepat pemulihan pasokan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau jaringan distribusi dan berdialog bersama distributor utama guna memastikan ketersediaan semen di pasar.

"Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, sudah menjadi komitmen kami untuk turut menjaga keberlangsungan pasokan semen bagi masyarakat dan pembangunan di wilayah Sumatra," ujar Indrieffouny.

Dengan langsung terjun ke lapangan, Indrieffouny berharap dapat memastikan secara langsung setiap hambatan yang ada di lapangan, agar dapat segera diidentifikasi dan kemudian diselesaikan.

Bagi SIG, prioritas utama saat ini adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan dapat tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar.

Guna mempercepat pemulihan kondisi pasar, SIG telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, seperti pengoptimalan produksi serta pengeluaran dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe.

Selain itu, SIG juga menambah pasokan ke pasar melalui Packing Plant Malahayati, kemudian juga memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, serta pemerintah daerah demi mempercepat penyaluran hingga tingkat pasar.

Tak hanya itu, SIG juga secara simultan dan berkala terus melakukan pemantauan harian terhadap kondisi stok, distribusi, dan permintaan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional secara cepat.

Dalam pandangan Indrieffouny, tantangan distribusi di wilayah Aceh dan tingginya mobilitas permintaan memerlukan koordinasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, distributor, dan mitra logistik.

Karenanya, SIG sengaja membentuk mekanisme koordinasi intensif lintas fungsi agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan. Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin," ujar Indrieffouny.

Selain memastikan kelancaran pasokan, SIG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan distributor, dan pemangku kepentingan lainnya guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien.

Dalam hal ini, SIG mengimbau kepada seluruh mitra penyalur untuk mengedepankan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab sehingga produk dapat diterima konsumen secara merata.

Indrieffouny juga menambahkan bahwa kebijakan Perseroan terhadap daerah terdampak bencana banjir diakhir 2025 lalu, yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yaitu dengan tidak melakukan kenaikan harga, meski harus diakui bahwa Perseroan saat ini tengah mengalami tekanan biaya produksi dan distribusi akibat kenaikan harga batubara, solar dan spare part.

"Kami sepenuhnya meyakini bahwa sinergi seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pasokan semen di Aceh, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan," ujar Indrieffouny.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Israel Langgar Gencatan Senjata di Lebanon saat Perundingan Roma Berlangsung
• 16 jam lalu
0
thumb
Kronologi Pria Dimutilasi di Depok, Berawal Kenalan Lewat Medsos
• 5 jam lalu
0
thumb
DPD Undang JK Hadiri Sidang Tahunan MPR: Kumpulkan Tokoh Bangsa
• 4 jam lalu
0
thumb
Cara daftar PIP 2026, lengkap syarat, besar bantuan, dan cara cek penerima
• 10 jam lalu
0
thumb
Rupiah Menguat ke Rp17.933 per Dolar AS Usai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lampaui Ekspektasi
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.