JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji menyoroti kebijakan penutupan akses jalan di atas Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang berlaku sejak 1 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diketahui menuai protes dari warga.
Isu ini dibahas saat Fraksi Golkar menerima audiensi Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Fahmi Hidayat bersama jajaran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Sarmuji menyampaikan bahwa dirinya telah menerima aspirasi dari warga yang memintanya menindaklanjuti hal tersebut kepada Perum Jasa Tirta I selaku pengelola bendungan.
"Kalau bukan karena pertimbangan keamanan atau keselamatan, sesuai surat yang saya kirimkan, mohon dibuka tetapi dengan skema limitasi waktu yang ada. Kalau ditutup total akan menimbulkan kemacetan di jalan utama dan mengganggu perekonomian. Kita harus cari opsi lain agar masyarakat tidak terlalu terdampak besar," kata Sarmuji dalam pertemuan.




Komentar (0)